Jumat, 30 Jan 2015 19:00 WIB

Review Produk

Sony Xperia Z3: Flagship yang Lahir bak Dikejar Deadline

- detikInet
1 1. Desain Tak Lagi Kaku
Halaman 2 dari 6

Apa yang ditawarkan Sony pada flagship teranyar ini tidak terbilang spesial. Desain secara garis besar masih sama seperti sebelumnya yang akrab disebut omnibalance. Sepasang panel kaca disatukan dengan frame bermaterial metal masih bisa ditemui pada Xperia Z3.

Sedikit perbedaan, kali ini keempat sisi: atas, bawah, kiri, dan kanan dibuat melengkung. Tidak lagi rata seperti Xperia Z1 atau Z2. Dari segi penampilan memang hal tersebut membuat Xperia Z3 terlihat tidak terlalu kaku seperti pendahulunya.

Akan tetapi kenyamanan saat meletakannya di tangan sedikit berkurang dan membuat perangkat tidak terasa mantap di tangan.

Penggunaan material kaca pada kedua sisi juga membuat Xperia Z3 sangat mudah menjadi kotor akibat bekas-bekas jari tangan. Jadi bagi yang kelak ingin memiliki Xperia Z3 dan ingin perangkatnya terus terlihat keren, ada baiknya menyiapkan lap khusus untuk membersihkannya.

Letak tombol fisik tidak mengalami perubahan sama sekali. Tombol power berwarna silver yang sudah menjadi ciri khas tetap ada di sisi kanan perangkat.  Di bawahnya terdapat dua tombol lainnya yaitu sebuah volume up/down dan juga tombol shutter kamera.



Sertifikasi IP 65/68 tentu hadir pada perangkat premium Sony ini untuk memberikan jaminan anti air dan debu. SIM card untuk sebuah nano SIM ada di balik penutup khusus khas Sony yang letaknya berada di atas tombol power.



Masih di tempat yang sama, Sony juga menyertakan sebuah slot micro SD dengan dukungan hingga 128 GB. Sedangkan di sisi sebaliknya sebuah port micro USB untuk charging bersanding dengan konektor untuk dock charging yang sepertinya hampir tidak akan digunakan.

(ash/ash)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed