LG G2, 'Monster' Baru dari Korea - Halaman 7

Review Produk

LG G2, 'Monster' Baru dari Korea

- detikInet
Rabu, 16 Okt 2013 19:20 WIB
Halaman ke 7 dari 8
LG G2, Monster Baru dari Korea

Layaknya smartphone besutan Samsung, LG juga menanamkan banyak fitur-fitur pada sektor software. Beberapa di antaranya punya fungsi yang hampir mirip, bahkan sama persis seperti fitur pada Galaxy S4.

Hal ini semakin menegaskan bahwa G2 adalah smartphone yang ditujukan untuk berkompetisi dengan smartphone kompetitor senegaranya.

Jika Samsung menampilkan kemampuan multitasking dengan cara membagi layar menjadi dua untuk menjalankan aplikasi berbeda, G2 mengambil cara yang berbeda, pengguna dapat membuka aplikasi dalam jendela baru yang diletakkan di atas aplikasi utama menggunakan fiturQSlide.

Pengguna dapat membuka dua window tambahan lewat daftar aplikasi yang tersedia di notification bar dan juga mengatur transparansinya. Aplikasi yang dapat diakses lewat QSlide antara lain adalah browser, video, kalender dan kalkulator.

Selain QSlide¸ada juga fitur yang diberi nama Slide A side. Fitur ini memungkinkan pengguna menyimpan sampai dengan tiga aplikasi aktif dengan cara menggeser layar menggunakan tiga jari dari kanan ke kiri layar.

Namun pada praktiknya, fitur ini tidak terlalu berguna dan jarang (bahkan hampir tidak pernah) digunakan. Selain rumit karena membutuhkan dua tangan untuk mengaktifkannya, fungsinya juga tidak berbeda dengan panel multi-task yang bisa diakses lewat tap and hold pada tombol home.



Pernah kesulitan saat mengambil screenshot suatu halaman website karena terbatasnya area yang bisa di-capture?

Pada G2, LG menyematkan fitur Capture Plus sehingga pengguna bisa mengambil screenshot dari website dalam tampilan full dari atas sampai bawah. Satu yang perlu dicatat, fitur ini hanya bisa diakses saat browsing menggunakan browser bawaah dari G2 saja.



Guest Mode adalah salah satu fitur G2 yang cukup gencar dipromosikan. Lewat fitur ini, pengguna bisa membuat dua profile yang bisa diakses lewat pattern lock berbeda.

Sang pemilik G2 bisa mengatur aplikasi apa saja yang ada dan tidak ada jika smartphone ini dibuka dalam Guest Mode. Fitur ini sangat berguna bagi Anda yang sering meminjamkan handset kepada orang lain, namun tetap ingin menjaga konten tertentu agar tidak dilihat oleh orang yang tidak diinginkan.

Selanjutnya ada fitur Quick Note yang berfungsi mengambil screenshot suatu halaman untuk kemudian bisa ‘çoret-coret’. Lalu ada Smart Screen untuk menjaga layar tetap menyala selama G2 bisa mendeteksi wajah penggunanya, dan Smart Video yang akan menghentikan tayangan video jika pandangan pengguna beralih dari layar.

Dua fitur yang terakhir disebutkan tadi adalah sama persis dengan apa yang sudah lebih dahulu diperkenalkan Samsung lewat Galaxy S3 dan S4. Sayangnya, Smart Video pada G2 terbukti tidak berfungsi dengan baik. Berdasarkan percobaan yang dilakukan detikINET, video tetap berjalan meski fitur sudah diaktifkan.

(eno/eno)
Halaman Selanjutnya
(eno/eno)