LG G2, 'Monster' Baru dari Korea - Halaman 2

Review Produk

LG G2, 'Monster' Baru dari Korea

- detikInet
Rabu, 16 Okt 2013 19:20 WIB
Halaman ke 2 dari 8
LG G2, Monster Baru dari Korea

Sisi desain adalah highlight tersendiri dari G2. Seakan berusaha mendobrak pakem yang sudah ada, vendor asal Korea Selatan ini tidak menempatkan satupun tombol fisik maupun kapasitif di bagian sisi samping dan depan.

G2 justru menyatukan semua tombol tersebut di bagian belakang. Tombol-tombol tersebut meliputi tombol power/lock screen dan volume up and down. Keduanya ditempatkan tepat di bawah kamera utama dan bisa dicapai menggunakan jari telunjuk.

Menempatkan semua tombol fisik pada bagian belakang smartphone yang jarang terekspos serta diadopsinya konstruksi unibodi membuat tampilan LG G2 terlihat begitu bersih dan elegan. Memberikan kesan bahwa pengguna hanya menenteng sebuah smartphone tipis tanpa tombol dengan layar yang sangat lebar.

Pada masa-masa awal menggunakan G2, bisa dipastikan pengguna akan mengalami kesulitan mendapatkan feel untuk menjangkau tombol power dan juga volume.

Namun berdasarkan pengalaman detikINET, setelah menggunakannya selama kurang lebih 2-3 hari, jari telunjuk seakan secara otomatis mendarat tepat pada tombol-tombol yang terletak pada punggung dari G2.

Untuk memudahkan pengguna beradaptasi, LG memberikan sentuhan berbeda pada material yang digunakan di bagian casing dan tombol.

Plastik glossy menjadi material yang dipilih untuk mendominasi bagian belakang smartphone ini. Untuk tombol volume, LG menggunakan plastik dengan finishing matt yang mampu membuat pengguna merasakan perbedaan saat menyentuhnya.

Penggunaan plastik pada casing G2 cukup disayangkan, karena kesan premium dari G2 jadi berkurang. Meskipun tidak ada kesan ringkih sama sekali, tetapi bekas sidik jari dapat menempel dengan mudah sehingga body terkesan kotor dan G2 jadi terasa licin saat digenggam.

Faktor material merupakan hal yang sangat penting mengingat vendor lain mulai beralih dari bahan plastik untuk setiap seri flagship.



Tengok saja HTC yang begitu bangga dengan body aluminium pada seri HTC One, atau Sony yang menggunakan lapisan Tampered Glass pada Xperia Z/ Z1. Bahkan Samsung pun mencoba menghadirkan kesan kulit pada Galaxy Note 3, meski tetap terbuat dari plastik.

Beralih dari posisi tombol, pada bagian atas layar G2 terdapat lampu notifikasi, sensor cahaya dan kamera depan 2.1 MP. Sedangkan di sisi atas body terdapat infra red blaster dan speaker pada sisi bawah.

Kualitas suara yang mampu dihasilkan terbilang cukup baik meski masih belum setara dengan BoomSound yang ada pada HTC One. Posisi speaker yang terdapat di bawah cukup tricky karena membuatnya mudah tertutup jari tangan saat memegang G2 dalam posisi landscape.

(eno/eno)
Halaman Selanjutnya
(eno/eno)