Jumat, 24 Jan 2020 07:02 WIB

Review

Begini Hasil Foto Kamera Redmi Note 8 Pro

Enche Tjin - detikInet
Redmi Note 8 Pro dengan quad camera. Foto: Adi Fida Rahman/detikinet
Jakarta -

Beberapa tahun belakangan, kualitas kamera ponsel semakin meningkat, tidak hanya dari segi resolusi, tapi juga ukuran sensor dan jumlah kameranya. Ponsel pintar ini memiliki harga yang relatif terjangkau yaitu Rp 3,4 juta, dengan karakteristik punya layar besar dan spesifikasi kamera yang cukup bagus.

Seperti ponsel pintar pada umumnya, ponsel ini punya beberapa kamera untuk berbagai kebutuhan. Kamera utama ponsel ini memiliki sensor yang cukup besar, 1/1.7" yang sering digunakan di kamera compact premium sekitar 10 tahun yang lalu. Yang menarik dari kamera ini adalah resolusi sensornya yang mencapai 64 MP buatan Samsung yang bernama ISOCELL Bright GW1. Yang menarik dari sensor ini adalah kemampuan menggabungkan empat pixel menjadi satu (Tetracell), menghasilkan gambar dengan resolusi 16 MP yang lebih bagus di kondisi cahaya gelap.

Begini Hasil Foto Kamera Redmi Note 8 Pro
Begini Hasil Foto Kamera Redmi Note 8 Pro

Saya berkesempatan mencoba kamera ini dalam berbagai kondisi baik di mode 64 MP, maupun yang 16MP. Dalam kondisi cahaya yang sangat terang, mode 64 MP memberikan hasil yang sangat baik dan detail. Sedangkan yang mode Photo (16MP) juga baik, tapi di kondisi yang gelap, tentunya kualitasnya tidak begitu bagus, banyak detail yang hilang dan tidak tajam.

Begini Hasil Foto Kamera Redmi Note 8 ProKamera 64 MP. Foto: Enche Tjin

Begini Hasil Foto Kamera Redmi Note 8 ProKamera 64 MP. Foto: Enche Tjin

Begini Hasil Foto Kamera Redmi Note 8 ProKamera 64 MP. Foto: Enche Tjin

Tapi yang lebih menyenangkan untuk digunakan adalah kamera kedua ponsel tersebut, yaitu kamera ultrawide-nya yang ekuivalen 13mm, karena cukup lebar untuk menangkap pemandangan yang luas baik di pedesaan dan perkotaan. Sayangnya, resolusi kamera ultrawidenya hanya 8 MP dan ukurannya relatif kecil, yaitu 1/4". Karena ukuran sensor yang kecil, hasil foto di kondisi gelap dengan kamera ini tidak begitu bagus.

Begini Hasil Foto Kamera Redmi Note 8 ProUltrawide. Foto: Enche Tjin

Begini Hasil Foto Kamera Redmi Note 8 ProUltrawide. Foto: Enche Tjin
Begini Hasil Foto Kamera Redmi Note 8 ProUltrawide lowlight. Foto: Enche Tjin

Dua kamera lainnya yaitu kamera macro, yang bisa foto dalam jarak 2 cm, tapi hanya 2 MP, dan kamera Time of Flight, kamera yang difungsikan hanya sebagai pengukur jarak untuk membuat bokeh (latar belakang blur) yang lebih alami. Dalam pengujian saya terhadap efek depth of field-nya (Mode Portrait), saya mendapatkan hasil yang tidak konsisten, kadang bagus, kadang latar belakangnya terlihat sangat fake/palsu.

(HOLD) Begini Hasil Foto Kamera Redmi Note 8 ProPortrait. Foto: Enche Tjin
(HOLD) Begini Hasil Foto Kamera Redmi Note 8 ProPortrait. Foto: Enche Tjin
Begini Hasil Foto Kamera Redmi Note 8 ProPortrait mode. Foto: Enche Tjin

Di mode Photo juga ada pilihan 2X zoom. Sepertinya mode ini hanya mengunakan kamera utama untuk menangkap foto, kemudian melakukan crop. Kita akan mendapatkan jarak fokal sekitar 52mm dengan resolusi 8 MP. Seperti kamera ponsel kekinian lainnya, kamera Redmi Note 8 Pro ini juga mendukung mode Night untuk pengambilan foto yang sangat gelap. Dibandingkan dengan mode biasa, hasil foto Night shot menjaga detail lebih baik.

Begini Hasil Foto Kamera Redmi Note 8 ProNightmode. Foto: Enche Tjin
Begini Hasil Foto Kamera Redmi Note 8 ProNightmode. Foto: Enche Tjin

Menurut pendapat saya, kamera ponsel Redmi Note ini tergolong sangat baik, terutama kamera utamanya yang 64 MP. Tapi kualitas kamera ini tidak diikuti oleh kamera-kamera lainnya seperti untuk fungsi ultrawide.

Harapan saya ke depannya, Xiaomi/Redmi meningkatkan mutu kamera ultrawide-nya karena sangat menyenangkan untuk digunakan saat traveling. Mengingat harganya yang sangat terjangkau, tentunya menurut saya sangat pantas untuk dimiliki mereka yang budgetnya di angka Rp 3 jutaan.

Begini Hasil Foto Kamera Redmi Note 8 Pro
(rns/rns)