Jumat, 20 Nov 2009 14:13 WIB

IWIC 2009

Ultah, Indosat Hadirkan Karya Terbaik IWIC 2009

- detikInet
Jakarta - Indosat kembali menghadirkan inovasi-inovasinya di HUT yang ke-42, yaitu karya terbaik dari kompetisi Indosat Wireless Innovation Contest  (IWIC) 2009.

Ajang IWIC 2009 yang telah memasuki babak final, telah berhasil menghadirkan karya inovatif bernama CLIG, karya Sandy Marly Colondam dari Jakarta sebagai karya terbaik untuk sub-kategori Business & Commerce  CLIG merupakan singkatan dari Cell ID Getter, adalah API (Application Protocol Interface)  yang dapat menambahkan fitur Location Based Service  ke semua Mobile WEB dengan integrasi yang sangat mudah, sehingga, contohnya: user dapat mengetahui letak stasiun bus terdekat tanpa menggunakan GPS!

Selain itu, beberapa karya lain juga keluar menjadi karya terbaik untuk beberapa sub kategori antara lain BukuQ karya Fajar Endra Nusa untuk  sub-kategori Social Networking, Role Playing Game karya Indah Palupi Damayanti untuk sub-kategori Learning & Education, UltraPort karya Andry untuk sub kategori Android Based Application

Khusus untuk sub kategori terbaru yaitu Android Based Application, 2 hasil karya pemenangnya telah dikirim ke ajang Pengembangan Program Aplikasi Android oleh Conexus Mobile Alliance yang diadakan di Grand Ballroom, Harbour Plaza Hong Kong pada tanggal 17 November 2009 lalu. Karya ini merupakan 2 dari 13 finalis yang terpilih dari seluruh Asia Pasifik yang akan dipamerkan dalam konferensi pers dan event bertaraf internasional tersebut. Conexus Mobile Alliance adalah salah satu aliansi ponsel terbesar di Asia yang bertujuan untuk mengembangkan dan meningkatkan roaming internasional dan layanan mobile bagi para pelanggan dari perusahaan anggota aliansi ini, termasuk Indosat (Indonesia).

Dewan juri yang berasal dari berbagai kalangan seperti tim dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Prof Suhono Haryosupangkat (Guru Besar Teknologi Informasi ITB), AW Subarkah (wartawan senior Kompas), Pamungkas Tris Hadiatmoko (vendor telekomunikasi) serta Tim Business Development Indosat dan Tim Gaming & Content Indosat akhirnya memutuskan 21 karya dari para finalis sebagai pemenang dari hampir 300 karya yang masuk untuk 2 kategori dan 4 sub kategori yang dikompetisikan, termasuk sub-kategori terbaru yaitu Android based Application. Adapun hasil lengkap untuk seluruh pemenang IWIC 2009 adalah sebagai berikut :

I.Kategori Mobile Wireless Application (MWA):
a.Business and Commerce
Pemenang 1    : Sandy Marly Colondam / Jakarta
Konsep    : CLIG
Pemenang 2    : Aditya Rizkiadi Chernadi / Bandung
Konsep    : e Toll Payment
Pemenang 3    : Farian Hadi Saputra / Malang
Konsep    : MiDlet
Pemenang 4    : Arie Wahyuningtyas / Mojokerto
Konsep     : Tasyik

b.Social Networking
Pemenang 1    : Fajar Endra Nusa / Bali
Konsep    : BukuQ
Pemenang 2    : Rudy Wijanarko / Jakarta
Konsep    : Wishbox
Pemenang 3     : Lukman Hadi / Bandung
Konsep    : Community Messanger
Pemenang 4    : Rizki Yulianto / Jakarta
Konsep    : Pingberry

c.Learning & Education
Pemenang 1    : Indah Palupi Damayanti / Malang
Konsep    : Role Playing Game
Pemenang 2     : M. Fatkhul Amin / Jakarta
Konsep    : iSemesta
Pemenang 3    : Supadi / Lampung
Konsep     : Aplikasi Potensi Budaya
Pemenang 4     : Rizky Syaiful / Depok
Konsep    : Realtime Teaching Evaluator
   
d.Android-Based Application
Pemenang 1    : Andry / Bandung
Konsep    : Ultraport
Pemenang 2    : Yoga Aribowo / Depok
Konsep    : Pocketorder
Pemenang 3     : Muhammad Rayhan / Bandung
Konsep    : Visit Indonesia 2.0
Pemenang 4    : Ahmy Zurlizka / Bandung
Konsep    : Amboja

II.Kategori Research and Development for wireless technology

Magister Teknik Elektro ITB, Bidang Khusus TI, konsep : Actual mobile guide application for tourist berbasis image recognition dan content based image retrievel

Fakultas Teknis Industri ITB, konsep : Sistem monitoring pembangkit dan penggunaan listrik berbasis web & nirkabel

UIN Syarif Hidayatullah Fakultas Sains & Teknologi, konsep : Centralized wireless authentication infrastructure

Universitas Negeri Malang Fak Teknik Jurusan Teknik Elektro, konsep : Aplikasi wireless sensor network dengan link 3G pada sistem telemonitoring pasien jantung kritis di ambulance

Lembaga Penelitian & Pengembangan Institur Teknologi Harapan Bangsa, konsep : Remote monitoring sistem berbasis jaringan GPRS

Indosat Wireless Innovation Contest (IWIC) 2009 sendiri merupakan sebuah kompetisi INOVASI yang diselenggarakan Indosat di bidang teknologi Wireless sebagai wujud komitmen untuk terus memberikan layanan dan manfaat lebih kepada masyarakat di usianya yang ke-42 tahun di bidang pendidikan melalui program INDONESIA BELAJAR.

“Sebagai perusahaan telekomunikasi yang terus berinvasi, kami memandang bahwa pondasi masa depan bangsa berada di tangan generasi yang cerdas dan menguasai berbagai ilmu pengetahuan dan teknologi. Indosat mendukung perwujudannya dengan memberi wadah inovasi bagi  generasi muda di bidang wireless. Sejak  tahun 2006 IWIC hadir untuk masyarakat dan menjadi  bagian dari program tanggung jawab perusahaan (CSR) dalam bidang pendidikan melalui payung INDONESIA BELAJAR,” demikian disampaikan Guntur Siboro, Chief Marketing Officer Indosat usai menyerahkan hadiah pada grand final IWIC 2009.

Di ajang IWIC tahun ini, Indosat memberikan berbagai apresiasi bagi karya inovatif ini, yaitu hadiah total ratusan juta rupiah beserta perangkat gadget paling mutakhir untuk kategori Mobile Wireless Application. Sedangkan bagi para pemenang Research and Development in Wireless Technology akan mendapatkan Dana Riset senilai total 500 juta rupiah. 


(wsh/wsh)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed