Twitter Berantas Informasi Hoax Terkait Vaksin Corona

Twitter Berantas Informasi Hoax Terkait Vaksin Corona

Josina - detikInet
Jumat, 18 Des 2020 14:55 WIB
People holding mobile phones are silhouetted against a backdrop projected with the Twitter logo in this illustration picture taken in  Warsaw September 27, 2013.   REUTERS/Kacper Pempel/Illustration/File Photo
Foto: Reuters/Kacper Pempel
Jakarta -

Twitter mengumumkan bahawa mereka akan menghapus postingan tweet apapun yang mengklaim berita palsu atau menyesatkan tentang vaksin COVID-19.

"Tweet apapun yang mengklaim bahwa vaksin dengan sengaja menyebabkan bahaya untuk mengendalikan populasi atau memunculkan teori konspirasi akan dikenakan tindakan penghapusan," tulis twitter di blog seperti dilansir detikINET dari The Verge.

"Dan tweet yang secara keliru menyatakan bahwa COVID-19 tidak ada atau mendukung klaim yang dibantah secara luas juga akan dihapus. Penegakan kebijakan baru akan dimulai minggu depan." lanjutnya.

Twitter juga akan memberikan label atau memberi peringatan pada sebuah tweet yang mendorong teori konspirasi terkait vaksin mulai awal tahun depan.

Tweet yang berlabel ini akan ditautkan ke informasi kesehatan masyarakat yang berwenang, hal ini serupa dengan bagaimana Twitter mengarahkan pengguna ke informasi soal pemungutan suara yang diverifikasi sepanjang Pemilihan Presiden AS 2020.

"Kami akan menegakkan kebijakan ini dalam konsultasi yang erat dengan otoritas kesehatan masyarakat lokal, nasional dan global di seluruh dunia, dan akan berusaha untuk bersikap transparan dalam pendekatan kami," kata postingan blog tersebut.

Kebijakan baru Twitter ini muncul saat tenaga kesehatan di seluruh AS mulai menerima vaksinasi COVID-19 di mana Food and Drug Administration telah mengesahkan penggunaan vaksin yang dikembangkan oleh Pfizer dan BioNTech.

Vaksinasi saat ini telah menjadi target teori konspirasi yang tak terhitung jumlahnya, termasuk tuduhan palsu bahwa vaksinasi tersebut mengandung microchip atau digunakan untuk mengubah DNA.

Aturan baru ini memperluas kebijakan terkait virus corona yang diberlakukan oleh Twitter awal tahun ini. Pada bulan Maret, Twitter meluncurkan tab COVID-19 di halaman Jelajahi dan bermitra dengan organisasi seperti Organisasi Kesehatan Dunia untuk menyediakan informasi virus corona terkemuka di platformnya.



Simak Video "Tak Ada Kerumunan, Vaksin Corona Buat Lansia di Cile Diantar ke Rumah"
[Gambas:Video 20detik]
(jsn/fay)