Hyppe, Medsos Lokal Penantang Instagram dan YouTube

Hyppe, Medsos Lokal Penantang Instagram dan YouTube

Agus Tri Haryanto - detikInet
Jumat, 13 Nov 2020 15:00 WIB
Aplikasi medsos Hyppe, pemain lokal penantang Facebook, Instagram, dan YouTube.
Aplikasi medsos Hyppe, pemain lokal penantang Facebook, Instagram, hingga YouTube (Foto: Hyppe)
Jakarta -

Layanan media sosial (medsos) saat ini banyak dihuni pemain luar, sebut saja Facebook, Instagram, Twitter, TikTok, maupun YouTube. Hyppe pun hadir sebagai pemain lokal yang siap menantang para pemain medsos asing tersebut.

Di era digital seperti saat ini, masyarakat seakan tidak terpisah dengan aktif di medsos. Menurut data Hootsuite and We Are Social, jumlah pengguna medsos di Indonesia mencapai 160 juta pada Januari 2020.

Jumlah tersebut meroket bila dilihat pada April 2019 yang mencapai 12 juta hingga Januari 2020. Adapun, penetrasi medsos di Indonesia menyentuh 59% di awal tahun ini, seiring dengan meningkatnya jumlah pengguna internet di Indonesia.

Berangkat dari fakta itu, PT Hyppe Teknologi Indonesia menghadirkan aplikasi medsos Hyppe meramaikan bisnis jejaring sosial di Tanah Air. Hyppe dirancang menjadi wadah para pembuat konten dalam fitur social digital dalam satu aplikasi.

Selain itu, Hyppe menggabungkan teknologi finger print combat dan blockchain untuk menjaga kepemilikan konten dari pembajakan, serta kemungkinan pembuat konten untuk membeli dan menjual konten tersebut di dalam aplikasi.

"Kami juga merancang aplikasi Hyppe sesuai keinginan, kesuksesan, serta kebiasaan dari masyarakat Indonesia dalam berjejaring sosial," ujar President Director dari PT Hyppe Teknologi Indonesia Hondo Widjaja dalam keterangan tertulisnya, Kamis (12/11/2020).

Dipaparkan Hondo, Hyppe tak hanya memberikan pengalaman baru dalam dunia medsos, tapi menawarkan pula konsep yang berbeda dari medsos lainnya, seperti konsep platform sharing economy atau gig economy. Dengan konsep tersebut, Hyppe diklaim akan memberi perhatian besar kepada konten kreator.

Aplikasi medsos Hyppe, pemain lokal penantang Facebook, Instagram, dan YouTube.Aplikasi medsos Hyppe, pemain lokal penantang Facebook, Instagram, dan YouTube. Foto: Hyppe

"Kami menaruh perhatian besar terhadap mereka (konten kreator). Di Hyppe, para kreator bisa sama-sama mendapatkan poin dari iklan konten dan iklan sponsor yang nantinya dapat diuangkan ataupun digunakan sebagai alat transaksi lainnya," tutur Hondo.

Hyppe juga menyiapkan 10 fitur yang bisa memanjakan konten kreator untuk berkreasi yang bisa membuat viewers betah 'nongkrong' di dalam aplikasi, yaitu sebagai berikut:

  • HyppeVid, video berdurasi panjang dengan format landscape.
  • HyppeDiary, untuk video singkat dengan format vertikal/portrait.
  • HyppeStory adalah flash video yang muncul pada status dan tayang selama 24 jam.
  • HyppeChat menjadi fitur chat semi games yang dilengkapi dengan avatar 3D.
  • HyppeCompetition yang diperuntukan bagi para content creator untuk berpartisipasi dalam beragam kompetisi.
  • HyppeSound untuk penyimpanan data suara sekaligus sebagai audio player.
  • HyppeScript memberikan fitur penyimpanan konten berformat teks.
  • HyppeLive adalah platform live streaming
  • HyppeGames memungkinkan aplikasi Hyppe terhubung langsung dengan game online.
  • HyppePic, menjadi platform untuk berbagi gambar/foto.

"Hyppe berkomitmen untuk memberikan kesempatan yang sama kepada setiap pengguna agar bisa menciptakan dan mengembangkan kreativitas secara optimal. Seluruh pengguna Hyppe bisa menjadi konten kreator dan bisa memonetisasi setiap konten hasil karya mereka sendiri, sesuai dengan konsep Hyppe, selain sebagai medsos, tapi juga membangun pendapatan per kapita negara kita," pungkas Hondo.

Saat ini aplikasi Hyppe masih dalam tahap pengembangan. Dijanjikan bahwa medsos pesaing Facebook, Instagram, hingga YouTube ini bisa dinikmati masyarakat Indonesia pada akhir tahun 2020.



Simak Video "Tangkal Hoax, Kominfo Siapkan Permen Pemblokiran Medsos"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fay)