Jumat, 16 Agu 2019 19:00 WIB

LinkedIn Ikut Gelap-gelapan Pakai Dark Mode

Rachmatunnisa - detikInet
Foto: Istimewa Foto: Istimewa
Jakarta - Sejumlah aplikasi mobile, terutama aplikasi media sosial (medsos) kini punya fungsi dark mode. Opsi untuk tampilan gelap ini sepertinya akan merambah layanan jejaring sosial profesional LinkedIn tak lama lagi.

Adalah Jane Manchun Wong, pengamat aplikasi mobile, yang menemukan fungsi baru ini pada LinkedIn. Opsi dark mode ini ditemukannya saat menggali kode untuk aplikasi Android.

Seperti dikutip dari Cnet, Jumat (16/8/2019), dia menyebutkan bahwa opsi dark mode tersebut masih dalam tahap awal pengembangan, karena hanya tampil pada sebagian halaman aplikasi. Tulisan dengan background gelapnya pun masih belum sempurna.




Belum diketahui apakah uji coba ini akan berujung pada dirilisnya pilihan dark mode di LinkedIn. Sejauh ini, perusahaan yang menjadi milik Microsoft sejak 2016 itu belum memberikan komentar terkait laporan ini.



Mode gelap memang sedang menjadi tren gadget. Google, Apple, Microsoft dan sejumlah perusahaan teknologi lainnya sudah memperkenalkan opsi itu. Sesuai namanya, mode ini berarti mengatur skema warna dari software untuk memprioritaskan tone gelap yakni hitam dan abu-abu gelap ketimbang putih dan abu-abu terang.

Manfaat terbesar dari dark mode kemungkinan adalah pengurangan cahaya berwarna biru, sehingga meningkatkan kenyamanan mata saat melihatnya.




Cahaya biru ini menjadi penyebab mata terus terjaga saat melihat gadget di malam hari. Artinya, dark mode cenderung lebih sehat untuk mata dan tidak akan mengganggu siklus tidur pengguna.

Simak Video "Pemilik Akun @agusmatta2 Diciduk karena Dugaan Provokasi soal Papua"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/krs)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com