Rabu, 12 Jun 2019 17:01 WIB

Aplikasi Baru Facebook Mau 'Beli' Data Pengguna, Kamu Minat?

Virgina Maulita Putri - detikInet
Foto: Facebook Foto: Facebook
Jakarta - Facebook kembali ingin membayarkan sejumlah uang buat "membeli" data penggunanya, lewat aplikasi baru yang dinamakan Study. Saat ini mereka sedang merekrut partisipan untuk mengunduh aplikasi tersebut lewat Google Play Store.

Aplikasi ini bertujuan untuk membantu Facebook memahami bagaimana seseorang menggunakan aplikasi kompetitornya. Begitu diunduh, aplikasi ini akan memonitor aplikasi apa saja yang diinstal seseorang di smartphone mereka, durasi penggunaan aplikasi tersebut, aktivitas di aplikasi, negara pengguna, jenis perangkat, dan jaringannya.




"Kami percaya kerja seperti ini penting untuk membantu kita meningkatakan produk kami untuk orang-orang yang menggunakan Facebook," kata Facebook dalam keterangan resminya seperti dikutip detikINET dari The Guardian, Rabu (12/6/2019).

"Kami juga tahu bahwa riset seperti ini harus jelas tentang apa yang orang-orang daftar, bagaimana informasi mereka dikumpulkan dan digunakan, dan bagaimana untuk keluar dari penelitian kapan saja," sambungnya.

Ini bukan pertama kalinya Facebook meluncurkan aplikasi yang memonitor bagaimana penggunanya menggunakan smartphone. Sebelumnya mereka meluncurkan aplikasi kontroversial Research dan Onavo yang membayar pengguna berusia mulai dari 13 hingga 35 tahun untuk data penggunaan smartphone mereka.




Dengan Study, Facebook menyebut berupaya lebih transparan tentang program yang diikuti penggunanya. Untuk itu, yang berminat dengan Study, Facebook berjanji takkan mengintip username, password, dan konten pengguna. Mereka pun berjanji takkan menjual data ke pihak ketiga atau menggunakannya untuk iklan tertarget.

Aplikasi ini hanya tersedia untuk pengguna berusia 18 tahun ke atas di Amerika Serikat dan India. Partisipan harus memiliki akun Paypal untuk menerima bayaran tersebut. Walau berjanji untuk lebih transparan, Facebook tidak menyebutkan berapa kompensasi yang akan diterima pengguna aplikasi Study.


(vim/krs)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed