×
Ad

Trump Klaim Xi Jinping Setuju AI Diganti jadi 'Super Intelligence'

Aisyah Kamaliah - detikInet
Minggu, 27 Sep 2026 08:15 WIB
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump klaim Presiden China Xi Jinping setuju dengan keputusannya mengganti nama AI menjadi 'super intelligence'. Foto: REUTERS/Kylie Cooper
Jakarta -

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump klaim Presiden China Xi Jinping setuju dengan keputusannya mengganti nama artificial intelligence/kecerdasan buatan (AI) menjadi 'super intelligence'. Trump mengaku pertemuan sekaligus makan malam bersama bos besar teknologi dengan Xi Jinping dan dirinya menjadi momen pengakuan tersebut.

Di media sosial buatannya, Truth Social, Donald Trump menuliskan kalimat panjang.

"Hal-hal luar biasa akan terjadi. Seperti hampir semua orang lainnya, dia tampaknya lebih suka menyebut apa yang selama ini diberi nama yang buruk dan tidak akurat Artificial Intelligence dengan sebutan yang jauh lebih akurat dan penting: SUPER INTELLIGENCE. Itu akan menjadi sesuatu yang 'SUPER!' Semua orang tadi malam juga sepakat," aku Trump.

Melansir The Hill, Minggu (27/9/2026), Xi membahas isu kecerdasan buatan secara terbuka di Gedung Putih pada hari Kamis, namun yang patut dicatat, ia tidak menyebutnya sebagai super intelligence (kecerdasan super).

"Kita memiliki kemampuan sekaligus tanggung jawab untuk mengembangkan dan mengelola AI demi kebaikan, serta memastikan bahwa pengembangan AI senantiasa berada di bawah kendali manusia dan bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat," ujar Xi.

Super intelligence didefinisikan sebagai bentuk kecerdasan buatan yang melampaui kecerdasan manusia. Konsep ini merupakan tujuan utama bagi banyak perusahaan AI terdepan sekaligus kekhawatiran terbesar bagi pihak-pihak yang memperingatkan tentang ancamannya terhadap umat manusia.

Trump mengumumkan dalam Sidang Majelis Umum PBB awal pekan ini bahwa istilah tersebut akan digunakan sebagai pengganti istilah kecerdasan buatan dalam dokumen-dokumen AS.

Sejak saat itu, Departemen Luar Negeri telah menginstruksikan para diplomatnya untuk menggunakan istilah tersebut dalam komunikasi mereka di masa mendatang.



Simak Video "Video: Membandingkan Sambutan untuk Trump vs Putin saat Bertemu Xi Jinping"

(ask/rns)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork