Ada Siaran TV Digital, Kominfo: Jangan Beli Set Top Box Abal-abal

Ada Siaran TV Digital, Kominfo: Jangan Beli Set Top Box Abal-abal

Agus Tri Haryanto - detikInet
Kamis, 16 Sep 2021 19:30 WIB
LAS VEGAS, NV - JANUARY 09: The DISH Hopper HD DVR system, including a pair of companion Joey set-top boxes, are displayed during a press event at The Venetian for the 2012 International Consumer Electronics Show (CES) January 9, 2012 in Las Vegas, Nevada. The unit comes with a 2 TB hard drive and can record up to six TV shows at once and can display up to four different shows in four different rooms in a home at the same time. CES, the worlds largest annual consumer technology trade show, runs from January 10-13 and is expected to feature 2,700 exhibitors showing off their latest products and services to about 140,000 attendees.   Ethan Miller/Getty Images/AFP (Photo by Ethan Miller / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)
Ada Siaran TV Digital, Kominfo: Jangan Beli STB Abal-abal. Foto: Getty Images via AFP/ETHAN MILLER
Jakarta -

Penyiaran Indonesia akan masuk babak baru tahun depan, di mana akan dihentikan siaran TV analog dan beralih ke TV digital. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengingatkan agar masyarakat tidak membeli Set Top Box (STB) abal-abal alias tidak resmi.

STB merupakan perangkat penting agar memudahkan masyarakat menikmati siaran TV digital, meskipun televisi yang dimiliki masih berupa TV analog.

"Kami sarankan agar membeli Set Top Box yang sudah tersertifikasi. Kenapa? fitur-fitur yang punya EPG, EWS, parental lock itu semua wajib yang disertifikasi," ujar Direktur Penyiaran Kominfo Geryantika Kurnia dalam webinar Analog Switch Off (ASO), Kamis (16/9/2021).

"Kemudian, garansinya jelas. Kalau mereka ada masalah dengan STB-nya, nanti vendor-vendor akan memberikan garansinya," sambungnya.

Sebagai informasi, siaran TV digital tidak hanya menawarkan gambar bersih dan suara jernih. Tetapi juga, mempunyai berbagai fitur terkini, misalnya Early Warning System (EWS) atau sistem peringatan dini kebencanaan.

Fitur tersebut akan memberitahu masyarakat apabila terjadi bencana alam, seperti gempa bumi atau tsunami. Pada kejadian tersebut, siaran TV digital akan terhenti sementara, berganti dengan siaran peringatan dini bencana.

Gery juga mengungkapkan siaran TV digital ramah keluarga karena keberadaan parental lock. Orang tua bisa memanfaatkan fitur agar anak-anak bisa mendapatkan tayangan televisi yang sesuai dengan usianya.

Ada juga, fitur Electronic Program Guide (EPG) untuk melihat kategori, jadwal, dan deskripsi acara, sehingga penonton bisa mengetahui informasi lebih detail terkait tayangan televisi yang akan disaksikannya.

Untuk mempermudah masyarakat menerima siaran TV digital, pemerintah akan mendistribusikan STB gratis kepada masyarakat miskin, tetapi sudah memiliki televisi di rumahnya. Penerima bantuan ini, Kominfo akan menggunakan data dari Kementerian Sosial.

Kominfo akan menghentikan siaran TV analog mulai tahun depan yang dibagi ke dalam tiga tahap, dimulai 30 April 2022. Target siaran TV digital mengudara seluruh wilayah Indonesia pada 2 November 2022.



Simak Video "Migrasi TV Analog ke Digital Akan Dimulai April 2022"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fyk)