Facebook Sering Cuekin Pemeriksa Fakta Sendiri, Kenapa?

Facebook Sering Cuekin Pemeriksa Fakta Sendiri, Kenapa?

Josina - detikInet
Sabtu, 08 Agu 2020 19:00 WIB
Ilustrasi Facebook
Facebook Berulang Kali Tolak Pemeriksa Fakta, Kenapa?. (Foto: Reuters)
Jakarta -

Facebook telah berulang kali menolak pemeriksa fakta miliknya sendiri dengan motif membantu halaman dengan konten berbau konservatif walaupun telah menyebarkan berita hoax atau palsu.

Hal ini dilaporkan oleh NBC News setelah ada dokumen bocor, di mana ditemukan bukti bahwa karyawan secara teratur melakukan intervensi dalam proses pengecekan fakta perusahaan untuk menghindari risiko harus memberi sanksi pada kaum konservatif terkenal.

Saat pemeriksa fakta pihak ketiga Facebook menandai sesuatu sebagai hal yang salah, maka distribusi postingan di News Feed akan berkurang sehingga akan sulit dilihat orang.

Halaman yang berulang kali membagikan postingan yang dibantah oleh pemeriksa fakta akan mendapatkan teguran. Facebook akan 'menghukum' halaman tersebut dengan menurunkan peringkat kontennya dan juga tidak dapat memasang iklan.

Orang yang menjadi admin halaman populer dengan banyak pengikut dapat mengajukan banding atas keputusan pemeriksaan fakta. Nah, saat kaum konservatif yang kerap mengkritik jejaring sosial karena dituding bias terhadap mereka mengajukan banding atas keputusan ini, tim Facebook turun tangan dan mungkin mengubah keputusan.

"Karyawan Facebook cemas bahwa komplain pada pemeriksa fakta Facebook akan go public dan memperbesar tudingan bahwa media sosial ini bias terhadap kaum konservatif,"" tulis NBC yang dilansir dari Engadget.

Halaman Facebook seperti Breitbart, Donald Trump Jr., Eric Trump, Gateway Pundit dan Diamond and Silk semuanya mendapatkan perlakuan khusus dalam proses ini, menurut NBC. Bagaimana tanggapan Facebook?

"Kami tunduk pada pemeriksa fakta pihak ketiga atas peringkat yang diterima suatu konten. Ketika pemeriksa fakta menerapkan peringkat, kami menerapkan label dan penurunan pangkat," kata juru bicara Facebook.

"Hingga hari ini, kami tetap menjadi satu-satunya perusahaan yang bermitra dengan lebih dari 70 organisasi pemeriksa fakta untuk menerapkan pemeriksaan fakta ke jutaan konten. " tambahnya.



Simak Video "Mark Zuckerberg Selancar Pakai Sunscreen Tebal, Netizen: Mirip Joker!"
[Gambas:Video 20detik]
(jsn/jsn)