Microsoft Disebut Tunda Negosiasi TikTok

Microsoft Disebut Tunda Negosiasi TikTok

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Minggu, 02 Agu 2020 14:20 WIB
aplikasi tiktok
Foto: Unsplash/Kon Karampelas
Jakarta -

Negosiasi antara Microsoft dan ByteDance untuk mengakuisisi TikTok disebut tertunda setelah Presiden Donald Trump mengeluarkan pernyataan soal rencana akuisisi tersebut.

Sejauh ini negosiasi tersebut memang disebut masih bisa terjadi, namun kedua pihak masih melihat situasi lebih lanjut terkait sikap pemerintahan AS terhadap TikTok, demikian dikutip detikINET dari The Verge, Minggu (2/8/2020).

Sebelumnya, presiden Trump memang menyatakan rencananya untuk memblokir TikTok di AS. Ia mengaku siap menandatangani dokumen untuk memerintahkan pemblokiran tersebut.

"Selama berhubungan dengan TikTok, kami akan melarangnya di Amerika Serikat," ujar Trump ke sejumlah wartawan yang ikut di pesawat kepresidenan Air Force One.

"Saya akan menandatangi dokumennya besok," ujarnya pada Jumat (31/7/2020) malam waktu setempat.

TikTok sendiri sebelumnya sudah setuju untuk menjual operasinya di AS untuk menghindari pemblokiran dari pemerintah AS. Lalu Microsoft yang akan 'melindungi' data-data pengguna TikTok di AS, caranya dengan mengakuisisi TikTok di AS.

Pemerintah AS sejak beberapa minggu lalu memang sudah melontarkan sejumlah ancaman untuk memblokir TikTok. Namun GM TikTok di AS Vanessa Pappas bersikukuh mereka akan tetap beroperasi di AS, dan mereka akan hadir di AS dalam waktu lama.

TikTok dikritik regulator AS karena kekhawatiran data pengguna asal AS yang dikumpulkan kemudian dikirim ke pemerintah China. Selain itu ada juga yang menuding TikTok sebagai mata-mata pemerintah China.

Tapi TikTok selalu membantah tuduhan tersebut. Mereka mengatakan bahwa data milik pengguna disimpan di luar China dan mereka tidak akan memberikannya kepada pemerintah China.



Simak Video "ByteDance Tegaskan TikTok Tidak Dijual ke Microsoft atau Oracle"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/afr)