Rabu, 02 Jan 2019 16:37 WIB

Kominfo: Ada 62 Hoax Pileg & Pilpres di Agustus-Desember 2018

Agus Tri Haryanto - detikInet
Pada periode Agustus-Desember 2018, Kominfo menemukan 62 hoax terkait pilpres dan pileg. (Foto: iStock) Pada periode Agustus-Desember 2018, Kominfo menemukan 62 hoax terkait pilpres dan pileg. (Foto: iStock)
Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) sudah mengidentifikasi 62 konten hoax yang tersebar di internet dan media sosial (medsos) sepanjang Agustus-Desember 2018, di mana itu berkaitan dengan pemilihan legislatif (pileg), dan pemilihan presiden dan wakil presiden (pilpres).

Konten-konten tersebut ditemukan dari penelusuran menggunakan mesin AIS oleh Sub Direktorat Pengendalian Konten Internet Direktorat Pengendalian Ditjen Aplikasi Informatika. Melalui penelusuran tersebut, Kominfo mengidentifikasi jumlah konten hoax terbanyak pada bulan Desember 2108 dengan 18 konten hoax.




Pada bulan Agustus 2018 ditemukan sebanyak 11 konten hoax. Lalu bulan berikutnya, September 2018, terdapat delapan konten. Dilanjutkan, Oktober 2018 terdapat 12 konten. Dan November 2018 sebanyak 13 konten hoax. Dari periode Agustus-Desember 2018, total 62 hoax pun teridentifikasi.

Selama ini Kominfo juga menyebut telah merilis informasi secara rutin mengenai klarifikasi dan konten yang terindikasi hoax melalui portal kominfo.go.id dan stophoax.id.




"Kementerian Kominfo mengajak seluruh masyarakat untuk melakukan pengecekan dan penyaringan dulu sebelum menyebarkan informasi yang belum dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya," ujar Plt Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo Ferdinandus Setu dalam keterangan tertulisnya, Rabu (2/1/2019).


(agt/krs)