BMW Buka Suara Soal Somasi Arek Suroboyo Pemilik BMW.id

BMW Buka Suara Soal Somasi Arek Suroboyo Pemilik BMW.id

- detikInet
Selasa, 13 Jan 2015 09:17 WIB
Jakarta - Bayerische Motoren Werke AG (BMW) memandang serius kepemilikan nama domain internet BMW.id oleh seorang warga Surabaya, Benny Muliawan. Bahkan somasi telah dijatuhkan untuk menggugat kepemilikan nama domain tersebut.

Jodie O'tania, Head of Corporate Communications BMW Group Indonesia menjelaskan, tim legal BMW sudah mengirimkan legal notice untuk mendesak Benny agar menyerahkan kepemilikan domain BMW.id.

BMW memandang, masalah yang terjadi di sini tak cuma urusan pendaftaran nama domain internet, namun sudah dianggap sebagai pelanggaran Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI).

"BMW itu brand global, dimana segala sesuatunya memiliki aturan secara spesifik. Mulai dari penulisan, logo dan lainnya sudah diatur oleh BMW Group Jerman. Bahkan untuk masalah legal ini ditangani dan berkoordinasi langsung dengan BMW Jerman. Jadi bukan sekadar pendaftaran domain," papar Jodie kepada detikINET.

BMW tak ingin dengan kehadiran domain BMW.id yang dimiliki oleh orang lain jadi menimbulkan kebingungan di ranah publik. "Misalnya ada konsumen ingin mencari mobil BMW, lalu melihat kenapa ada BMW.id dan BMW.co.id (situs resmi BMW)," Jodie melanjutkan.

Sebelum menjatuhkan somasi, BMW melakukan pengecekan ke Ditjen HaKI Kementerian Hukum dan HAM dan menemukan fakta bahwa Benny Muliawan memiliki bisnis bernama BNL Patent yang tidak terkait BMW.

"Sementara brand premium dan global kita (BMW-red.) sudah terdaftar puluhan tahun baik lokal maupun internasional. Atas dasar-dasar itu makanya kita meminta Pak Benny untuk menyerahkan domain BMW.id," tegas Jodie.

BMW pun kaget ketika Benny kemudian membuat konferensi pers untuk mengungkap sengketa domain BMW.id.

"Kita belum pernah mendiskusikan (soal konferensi pers tersebut-red.). Tapi waktu itu dia (Benny-red.) mau ketemu tanggal 10 Januari 2015, tapi 9 Januari baru mengabari. Itu pun mau ketemuannya di Surabaya pula. Dan kita kaget ada pers conference segala," Jodie menuturkan.

"Tim legal kita bilang, gak mungkin untuk datang karena mereka juga di Jakarta jadi butuh waktu. Dan sekarang mereka (tim legal BMW) sedang berdiskusi. Kita berharap yang terbaik untuk BMW dan Pak Benny, kita juga gak mau publik bingung, masalah HaKI kan sensitif untuk brand global," tandasnya.

Sebelumnya, Benny Muliawan yang biasa disapa dengan inisial namanya, BMw, mendapat surat somasi yang dikirimkan oleh kuasa hukum BMW di Indonesia, Suryomurcito & Co, melalui email berisi gugatan atas penggunaan domain BMW.id.

Dalam surat somasi tersebut, ada empat poin yang ditolak Benny. Pertama, menghentikan dan menghapus domain milik BMW.id.

Kedua mengalihkan nama domain BMW.id ke perusahaan raksasa otomotif dari Jerman itu. Ketiga yakni memberikan pernyatan bahwa Benny tidak boleh melakukan pelangaran. Keempat, membuat surat pernyataan di bawah materai Rp 6 ribu.

Benny mengatakan, sebenarnya masalah tersebut bisa diselesaikan secara baik-baik. Namun, dirinya tidak terima karena dalam surat somasi tersebut juga termuat ancaman pidana Rp 2 milliar.

Belakangan, Benny yang seorang konsultan HaKI ini melunak. Ia menyatakan rela jika domain BMW.id yang baru dimilikinya tersebut ditarik Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) untuk kemudian diserahkan ke pihak BMW.

Hanya saja ia berharap ada domain pengganti yang didapatkannya. Terlebih, Benny sudah mengeluarkan waktu untuk mengikuti aturan main dari PANDI dan uang tak sedikit untuk mendapatkan nama Domain Tingkat Tinggi (DTT) tiga huruf tersebut.

(ash/fyk)