×
Ad

Beli PS5 Pro di Jepang Makin Ribet: Harus Main PS 60 Jam

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Selasa, 06 Okt 2026 09:15 WIB
Beli PS5 Pro di Jepang Makin Ribet: Harus Main PS 60 Jam Foto: Sony
Jakarta -

Sony mengambil langkah tegas untuk memerangi aksi tengkulak (scalper) dan pemborong konsol PlayStation 5 Pro di Jepang. Menghadapi kelangkaan pasokan unit di pasar domestik, raksasa teknologi asal Jepang ini menerapkan sistem undian untuk memastikan konsol teranyar miliknya tersebut jatuh ke tangan para gamer sejati.

Langkah ini diambil guna mencegah praktik spekulasi harga dan penjualan ilegal yang kerap memanfaatkan tingginya antusiasme pasar terhadap konsol baru.

Syarat Beli PS5 Pro di Jepang

Melalui toko online resminya di Jepang, Sony membuka pendaftaran formulir pembelian bagi konsumen lokal hingga 7 Oktober. Apabila jumlah pendaftar melebihi alokasi unit yang disediakan, Sony bakal langsung menggelar undian bagi para pemohon.

Guna menyaring spekulan dan memastikan pendaftar adalah pemain asli, Sony menetapkan kualifikasi yang tergolong ketat:

  • Registrasi Akun: Pendaftar harus menggunakan akun Sony PlayStation yang terdaftar resmi di wilayah Jepang.
  • Minimal Playtime: Akun pendaftar wajib mencatatkan durasi bermain minimal 60 jam di konsol PS4, PS5, atau gabungan keduanya sepanjang periode 27 September 2024 hingga 27 September 2026.
  • Satu Akun Satu Konsol: Setiap akun hanya diizinkan mengajukan satu pendaftaran unit PS5 Pro, dengan pengiriman yang terbatas di wilayah Jepang.

Jadwal Pengumuman dan Ancaman Kelangkaan Global

Proses pengundian dan alokasi unit akan berjalan dalam jadwal berikut:

  • Pengumuman Pemenang: Pemenang undian yang berhak membeli PS5 Pro akan dihubungi Sony mulai sekitar 26 Oktober, dan wajib menyelesaikan proses transaksi sebelum 2 November.
  • Pengundian Ulang (Re-lot): Transaksi yang tidak diselesaikan hingga batas waktu akan otomatis dibatalkan, dan unit tersebut akan diundi kembali kepada pendaftar lain yang memenuhi syarat.

Tingginya Antusiasme Menjelang Rilis GTA VI

Langkah protektif Sony ini dinilai bak pisau bermata dua. Di satu sisi, langkah ini berhasil meredam aksi borong tengkulak; di sisi lain, potensi kelangkaan unit makin mengancam mengingat peluncuran game raksasa Grand Theft Auto VI (GTA VI) yang dijadwalkan rilis pada 19 November mendatang bakal memicu lonjakan permintaan konsol secara masif.

Apabila krisis pasokan ini terus berlanjut, tidak menutup kemungkinan Sony bakal memperluas skema penjualan berbasis sistem undian ini ke wilayah lain di luar Jepang, seperti Amerika Serikat dan kawasan Asia lainnya, demikian dikutip detikINET dari Techspot, Selasa (6/10/2026).



Simak Video "Video: Kalahkan Atlet Profesional, Robot Tenis Meja 'Ace' Cetak Sejarah"

(asj/afr)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork