Server Game Fortnite di China Akan Dimatikan

Server Game Fortnite di China Akan Dimatikan

Josina - detikInet
Senin, 01 Nov 2021 21:15 WIB
Fortnite Battle Royale
Server Game Fortnite di China Akan Dimatikan (Foto: Fortnite)
Jakarta -

Sejak dirilis 4 tahun yang lalu game Fortnite jadi salah satu game paling populer di dunia meski tanpa ada dukungan besar dari China yang memiliki penduduk terpadat di dunia.

Hal tersebut bukan karena tak ada yang berminat pada game Fortnite melainkan adanya perbedaan versi game yang besar dibandingkan dengan seluruh dunia. Di mana versi di China, Epic Games tak bisa memonetisasi game dengan cara yang sama seperti mereka lakukan di negara lain karena harus patuh terhadap peraturan hukum di China.

Saat ini Fortnite diatur untuk menghilang dari China sepenuhnya dengan pendaftaran untuk akun baru berhenti pada 1 November dan server ditutup sepenuhnya pada 15 November 2021.

Fortnite mendapatkan banyak pendapatan melalui transaksi mikro, yang dilarang oleh pemerintah China. Hal ini membuat Epic Games kesulitan untuk mendapatkan keuntungan dari game di wilayah tersebut.

Fortnite sangat bergantung pada pemain yang membeli skin dan kosmetik dengan mengubah uang nyata menjadi V-bucks yang kemudian dapat mereka gunakan untuk membeli barang-barang ini. Banyak dari skin ini juga disensor, menyebabkannya terlihat berbeda dari versi lain.

Dilansir detikINET dari Gamerant, Senin (1/11/2021) Fortnite dilarang dari China sepenuhnya pada tahun 2018, ketika permainan itu berada di puncak popularitasnya karena banyak undang-undang sensor yang sama. Ini berarti Epic Games kehilangan banyak pemain potensial.

Salah satu perbedaan paling aneh dalam game versi China yang mungkin membuat banyak pemain menjauh adalah bahwa bisa ada banyak pemenang dalam satu pertandingan.

Ini karena Fortnite diubah untuk lebih mengakomodasi nilai-nilai China. Jika pemain bertahan lebih dari 20 menit, mereka akan dinobatkan sebagai pemenang.

Dengan server China sekarang akan ditutup pada 15 November, itu membuat orang bertanya-tanya berapa banyak pemain yang benar-benar akan kecewa. Hukum China menyebabkan game disensor dan diubah sedemikian rupa sehingga loop gameplay inti tidak sama dengan di seluruh dunia, yang memberi Epic Games peluang yang sangat tipis untuk berhasil dan mendapat manfaat finansial dari game di wilayah.

Sementara seluruh dunia akan menantikan skin Fortnite baru, namun pasar China akan mengucapkan selamat tinggal pada Fornite sepenuhnya.



Simak Video "Dikecam, Game Fortnite Dinilai Hancurkan Ikon Mirip Ka'bah"
[Gambas:Video 20detik]
(jsn/fay)