Selain Sebagai Game, Ini Tujuan Lain PUBG Mobile Datang ke Indonesia

Selain Sebagai Game, Ini Tujuan Lain PUBG Mobile Datang ke Indonesia

Panji Saputro - detikInet
Kamis, 28 Okt 2021 21:30 WIB
Selain Sebagai Game, Ini Tujuan Lain PUBG Mobile Datang ke Indonesia
Selain Sebagai Game, Ini Tujuan Lain PUBG Mobile Datang ke Indonesia (Foto: Screenshot Diskusi Online Game dan Esports)
Jakarta -

Aswin Atonie, Country Manager Tencent Game Indonesia, mengungkapkan bahwa sejak tahun 2018, PUBG Mobile hadir bukan hanya sebagai game saja. Akan tetapi, ada tujuan lain yang tersirat.

"Kami punya satu tujuan, untuk membawa ekosistem esports yang memang berkelanjutan. Sehingga kita bisa berkontribusi untuk masyarakat dan industri esports sendiri di Indonesia," kata Aswin, dalam keterangannya pada Diskusi Panel Industri Game dan Esports di Indonesia, Rabu (27/10/2021).

Ia menjelaskan, bahwa ekosistem yang sebenarnya dirancang oleh pihaknya, hingga saat ini telah membuka begitu banyak lapangan pekerjaan baru di bidang kreatif. Di mana hal tersebut tentunya membantu perekonomian di Indonesia.

"Jadi esports buat kami itu bukan sekedar kegiatan bermain game. Benar sekali seperti yang disampaikan Pak Semuel, mungkin dulu bermain game dianggap sebagai kegiatan membuang waktu. Tapi semenjak PUBG Mobile masuk ke Indonesia, pandangan tersebut pun berubah," ujar Aswin.

Menurutnya, industri game khususnya esports, menjadi ekosistem yang sangat besar, di mana melibatkan banyak orang di dalamnya. Beberapa di antaranya seperti caster, event organizer, pro player, streamer, influencer.

"Selama pandemi kita sudah buktikan bahwa gaming tau esports, justru menjadi salah satu industri yang berkembang pesat," kata Aswin.

Ia menegaskan, gaming saat ini bukan hanya kegiatan membuang waktu dan menghabiskan uang. Akan tetapi, sudah menjadi sebuah industri yang membangun negara Indonesia itu sendiri.

Hal ini juga turut didukung oleh pemerintah, dengan catatan para penggiat melakukan sosialisasi dan mematuhi beberapa aturan, salah satunya Indonesia Game Rating System (IGRS). Di mana merujuk pada kategori konten yang disajikan dan batas usia pemain.

"Terkait game yang melanggar peraturan Undang-Undang, tentu akan dilakukan pemblokiran. Jadi kami menghimbau kepada para developer untuk mengembangkan game yang edukatif atau mendidik," kata Anthonius Malau, Plt. Direktur Pengendalian Aplikasi Informatika.



Simak Video "Setelah Sempat Dicekal, PUBG Kini Bisa Diakses Lagi di India"
[Gambas:Video 20detik]
(hps/fay)