Ini Cara Developer Game RI Kuasai Pasar Dalam Negeri

Ini Cara Developer Game RI Kuasai Pasar Dalam Negeri

Panji Saputro - detikInet
Rabu, 22 Sep 2021 07:15 WIB
Ini Cara Developer RI Optimis Kuasai Pasar Nasional di Industri Game
Ini Cara Developer RI Optimis Kuasai Pasar Nasional di Industri Game (Foto: IGDX)
Jakarta -

Industri game mengalami peningkatan di Indonesia dalam beberapa tahun. Kendati begitu, menurut data hasil kolaborasi Kementerian Kominfo, LIPI, dan Asosiasi Game Indonesia (AGI), developer lokal hanya mampu menguasai 0,4% pasar dalam negeri.

Menurut Rachmad Imron, CEO & Co Founder Digital Happiness, Indonesia tertinggal 20 tahun dari para pesaing, terkait ekosistem ini. Tidak hanya kalah dari sisi skill, namun juga teknik, hingga mengarah kepada budget produksi dan promosi.

Akan tetapi, ia optimis game developer tanah air dapat bersaing di pasar nasional. Maka dari itu, untuk mendukung hal tersebut, Luat Sihombing, Koordinator Business Matchmaking Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, menyampaikan bahwa pemerintah sudah melakukan beberapa program.

"Kami berpikir, harus membantu developer game lokal, untuk bisa meningkat dari sisi kualitas produksi, bisnis, hingga company. Maka kami bekerja sama dengan AGI menggelar IGDX," ujar Luat.

Adam Ardisasmita, Wakil Ketua AGI, mengatakan dukungan mentor, bisa memberikan pandangan baru bagi setiap studio game. Menurutnya, sejumlah pengembang belum menghargai dirinya dari standar pasar.

Padahal, kualitas yang mereka berikan tidak kalah bersaing. Ia juga mengungkapkan, bahwa satu-satunya cara ialah harus mencarikan sosok yang menjadi pembimbing dari luar negeri.

Dengan hadirnya IGDX Academy 2021, dapat menyuguhkan kebutuhan para pengembang, mengenai pelatih profesional. Adam kembali menjelaskan, pembagian mentor pada program ini dibedakan menjadi dua.

Game developer kategori menengah, mendapatkan mentor lokal. Sedangkan studio game advanced diberikan skala global.

"Satu studio memperoleh dua mentor, yakni produk dan bisnis," kata Adam.

Praktiknya, di awali pemberian modul untuk pengumpulan data. Kemudian akan dilihat, kendala-kendala apa saja yang dihadapi perusahaan.

IGDX Academy 2021 sendiri, merupakan kegiatan mentorship yang menjadi salah satu program utama, di mana dimulai dari 16 Agustus hingga November mendatang. Nantinya, para pengembang berkesempatan didampingi selama 13 pekan.



Simak Video "Kominfo Blokir Situs PeduliLindungi Palsu"
[Gambas:Video 20detik]
(hps/afr)