GameStop Berubah Jadi Toko Online

GameStop Berubah Jadi Toko Online

Panji Saputro - detikInet
Rabu, 10 Mar 2021 16:30 WIB
Ilustrasi Toko GameStop di Amerika. GameStop akan membuka e-commerce.
GameStop Ingin Membuka Toko Online Menyaingi Steam (Foto: Gamerant)
Jakarta -

GameStop siap melakukan pergeseran strategi menjadi online, untuk meningkatkan penjualannya.

GameStop perusahaan yang menjual game, konsol dan elektronik, mengalami kenaikan saham sebesar 41,2%. Bahkan Januari lalu, saham GameStop meningkat 1.500% mencapai 500 USD pada akhir bulan, yang merupakan nilai tertinggi sepanjang masa bagi perusahaan.

Hal ini terjadi setelah mereka menunjuk Ryen Cohen, pendiri Chewy, untuk memimpin peralihanya ke e-commerce. Tujuan peralihan ini adalah untuk mengubah GameStop sebagai pengecer online terbesar, yang nantinya dapat menjadi pesaing kuat untuk Steam, dilansir detikINET dari Gamerant, Rabu (10/3/2021).

Ryan Cohen juga telah mencoba membujuk direktur GameStop untuk melakukan pergeseran strategi bisnis yang berfokus pada online. Dirinya bahkan menulis surat yang mendesak GameStop untuk merangkul pendekatan sepenuhnya secara online dan memanfaatkan lebih banyak aspek teknologi, yang mana sangat penting untuk perkembangan perusahaan dua tahun mendatang. Cohen bahkan meramalkan peluang keuntungan yang didapat GameStop dari penjualan dapat mencapai 200 USD pada tahun 2023.

Cohen menjabat sebagai ketua komite khusus yang dibentuk oleh dewan GameStop untuk membantu transformasinya. Anggota dewan itu sendiri seperti Alan Attal, mantan eksekutif Chewy dan Kurt Wolf, kepala investasi Hestia Capital Management, bersama dengan Paul J Evans, CFP Sevan Multi-Site Solutions, juga menjadi anggota komite.

Mereka telah mencoba menjadi bagian dari reformasi GameStop dan bahkan membuat presentasi menyeluruh yang menjelaskan kinerja buruk GameStop baru-baru ini.

Kini panitia yang bertanggung jawab terhadap transisi GameStop ke ranah online sudah menyertakan nama-nama besar selain Cohen dan Wolf. Matt Francis, tokoh kunci lainnya yang berasal dari Amazon Web Service, berperan sebagai New Technology Officer.

Ke depanya, Cohen diperkirakan akan turun tangan setelah pengunduran diri Jim Bell, yang berarti dirinya nanti menjadi Chief Financial Officer GameStop.

Ini merupakan terobosan yang baik dalam industri game. Mengingat hanya beberapa nama besar yang menyediakan penjualan game secara online salah satunya Steam. Dengan hadirnya GameStop ke ranah online, dapat memberikan opsi lain untuk gamer ketika membeli suatu game.

Bagaimana menurut detikers, apakah ketika toko online GameStop sudah beroperasi, kalian akan membeli game dari mereka atau tetap setia dengan Steam?



Simak Video "Game Indonesia 'Tirta' Bakal Tersedia di PS5"
[Gambas:Video 20detik]
(hps/fay)