3 Developer Game yang Untung Besar di Tengah Pandemi - Halaman 2

3 Developer Game yang Untung Besar di Tengah Pandemi

Irna Gayatri - Content Writer RRQ - detikInet
Senin, 25 Jan 2021 22:10 WIB
PUBG Mobile
Game PUBG Mobile buatan Tencent (Tencent)

2. Sony Interactive Entertainment

PlayStation 5PlayStation 5 Foto: Sony Interactive Entertainment

Sama seperti Tencent, Sony Interactive Entertainment (SIE) juga telah mengakuisisi banyak game developer lain, di antaranya adalah Insomniac Games, Sucker Punch yang merupakan pengembang Ghost of Tsushima, hingga Naughty Dog yang mengembangkan The Last of Us Part II yang menjadi Game of the Year tahun 2020 di The Game Awards. Sony pun terkenal dengan konsolnya, PlayStation, yang telah ada sejak 1994.

Melihat banyaknya game eksklusif PlayStation dan konsolnya yang canggih, tak heran Sony mencatatkan angka penjualan yang tinggi meski di tengah pandemi. Angka ini tak hanya berasal dari penjualan game, melainkan juga dari penjualan konsolnya. Dilansir dari Games Industry, SIE tumbuh kuat di awal pandemi. Pada Q1 2020 hingga Juni 2020, SIE mencatatkan pendapatan sebesar US$ 5,7 miliar, meningkat 32% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Angka tersebut belum termasuk penjualan The Last of Us Part II yang telah terjual sebanyak 4 juta unit hingga Juni 2020. Selain itu, game SIE lainnya juga telah terjual sebanyak 18,5 juta unit. Di tengah lockdown, penjualan digital game memang meningkat. Sebanyak 74% game terjual dalam bentuk digital. Total ada 49,8 juta unit game PS44 yang terjual pada Q1 2020. Ditambah dengan peluncuran PlayStation 5 pada akhir tahun 2020, bukannya tak mungkin angka sebenarnya lebih besar lagi.

Halaman selanjutnya: Nintendo...



Simak Video "Top 5 Group Stage CODM Garena Invitational 2021"
[Gambas:Video 20detik]