Jumat, 10 Mei 2019 22:49 WIB

Adu Mobile Legends, PUBG Mobile, dan Free Fire di Yogyakarta

Ristu Hanafi - detikInet
Digital Exhibition 2019 di Ambarrukmo Plaza Yogyakarta. (Foto: Ristu Hanafi/detikINET) Digital Exhibition 2019 di Ambarrukmo Plaza Yogyakarta. (Foto: Ristu Hanafi/detikINET)
Yogyakarta - Tiga game online sekaligus dilombakan Mobile Legends, PUBG Mobile, dan Free Fire di Yogyakarta. Para gamers pun tak ketinggalan beradu kemampuan.

Kompetisi tersebut digelar dalam acara Digital Exhibition Telkomsel 2019 di Yogyakarta. Para pesertanya sendiri berasal dari wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

"Kompetisi game ini merupakan rangkaian puncak setelah sebelumnya telah roadshow di beberapa kluster di Jateng-DIY," kata General Manager Digital Product Area Expansion Jawa-Bali Heribertus B Ariyanto, di lokasi acara Digital Exhibition di Ambarrukmo Plaza Yogyakarta, Jumat (10/5/2019).

Saat ini ajang itu sudah mencapai final yang dilangsungkan selama tiga hari berbeda, dimulai dari Jumat sampai Minggu (12/5). Diawali duel puncak Mobile Legends, diikuti PUBG Mobile, dan kemudian Free Fire.




Sebelumnya telah dilakukan kualifikasi ketiga games tersebut di Yogyakarta, Purwokerto, Tegal, Solo, dan Semarang. Yang terlibat ada 230 tim (Mobile Legends), 250 tim (PUBG Mobile), dan 260 tim (Free Fire). Para peserta selanjutnya bakal memperebutkan total hadiah sebesar Rp 15 juta.

"Kami terus berinovasi pada segmen digital yang digandrungi anak-anak muda saat ini. Bisa lewat game, video, musik. Karena sekarang zaman digital, produk harus berubah," ujarnya.




Penyelenggaraan partai-partai final ini akan turut dimeriahkan penampilan band indie dari Yogyakarta seperti 5 Second Rules, KoreKayu, dan Dharma. Ada pula hiburan seperti Musik Patrol Ramadhan, Beatbox Nasyid, Flashmob Cosplay, TalkShow, dan Coaching Clinic bersama Pro Player Games.

Selain itu, Digital Exhibition 2019 ini juga memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk bisa menikmati secara langsung berbagai layanan digital.

"Ini merupakan salah satu upaya kami untuk membentuk 'digital ecosystem di Indonesia' agar Telkomsel tetap menjadi market leader," imbuh Heribertus.


(krs/krs)