Sabtu, 25 Nov 2017 20:11 WIB

Pembuat Game Pokemon Go Dikucuri Rp 2,6 Triliun

Agus Tri Haryanto - detikInet
Foto: screenshot YouTube Foto: screenshot YouTube
Jakarta - Niantic sang kreator di balik game Pokemon Go, baru saja mendapat pendanaan baru sebesar USD 200 juta atau setara Rp 2,6 triliun. Ini menjadi kabar baik bagi Niantic yang akan merilis game dengan tokoh fiksi Harry Potter.

Sebagaimana detikINET kutip dari Tech Crunch, Sabtu (25/11/2017) pedanaan USD 200 juta ini termasuk putaran Seri B yang dipimpin oleh Spark Capital. Selain itu, pedanaan tersebut juga bersumber dari Founders Fund, Meritech, Javelin Venture Capital, You & Mr. Jones and NetEase, Inc. Megan Quinn, General Partner dari Spark Capital juga bergabung dalam dewan Niantic sebagai bagian dari kesepatakan dari pendanaan ini.

Sebelumnya pada putaran Seri A, Niantic mengumpulkan USD 30 juta yang berasal dari beberapa kelompok investor, seperti Alsop Loui Partners, Google, Nintendo, The Pokemon Company, Cyan and Scott Banister, serta lainnya.

Nama Niantic dikenal sebagai aktor dibalik game nuansa Augmented Reality (AR). Di awal karirnya, Niantic melahirkan game bernama Ingress saat masih menjadi bagian dari startup internal yang didirikan Google.

Pada 2015, Niantic memutuskan 'hubungan' dengan Google dan menjadi entitas sendiri. Mereka pun merilis Pokemon Go pada Juli 2016. Hasilnya, game AR itu membludak diminati seluruh penjuru dunia, termasuk Indonesia. Konsep game yang memadukan dunia nyata dan maya menjadi alasan di balik suksesnya Pokemon Go.

Dengan pedanaan segar yang diterimanya, Niantic akan semakin menggembleng game terbarunya. Niantic berencana untuk menghadirkan game Harry Potter: Wizards Unite yang akan dirilis pada tahun depan. Game tersebut hasil kolaborasi dengan Warner Bros.

(agt/mag)
-

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed