Sabtu, 29 Jul 2017 11:27 WIB

Tips Pakar Supaya Game Laris di Play Store & App Store

Muhammad Alif Goenawan - detikInet
Bekraf Game Prime. Foto: detikINET/Muhammad Alif Goenawan Bekraf Game Prime. Foto: detikINET/Muhammad Alif Goenawan
Jakarta - Meski hadir dengan konten dan gameplay yang menarik, ada kalanya game tersebut kurang mampu untuk menarik minat calon pengunduh. Nah, berikut ini tips jitu dari pakar game, bagaimana caranya agar game yang diciptakan mampu menyedot perhatian calon pemainnya.

Anton Soeharyo, CEO dan Founder Touchten Games, mengatakan langkah pertama yang harus diperhatikan oleh developer adalah menghadirkan tampilan luar game yang catchy atau istilahnya menarik bagi gamer. Beberapa cara yang bisa dilakukan adalah dengan menggunakan ikon yang unik, ulasan di screenshots yang menarik, serta menentukan keyword yang familiar.

"Kayak orang pacaran pertama kali. Bertemu orang, terus dia pakai bajunya kayak gembel. Males kan kita kenalan dengan orang itu. Tapi apabila kita ke apps store, screenshotnya menarik dan kelihatannya menjanjikan, nah baru orang akan download," ujar Anton dalam keterangan Bekraf Game Prime 2017, Jumat (28/7/2017).

Anton yang telah berpengalaman menciptakan game bersama Touchten Games menyebut bahwa faktanya 80% gamer men-download game dari kolom pencarian terlebih dahulu daripada mempertimbangkan rating game itu sendiri. Karenanya, kata kunci menjadi hal yang fundamental untuk diperhatikan oleh para developer game.

Anton menjadi satu dari sekian banyak pembicara di Bekraf Game Prime 2017 sesi B2B (business to business), selain Hilmy Abdul Rahim, dosen game development dari KDU University College, Malaysia dan David Yin, Business Development Manager di Google Apps dan Games untuk regional Asia Tenggara dan Australia.

Sementara itu, Deputi Infrastruktur Bekraf, Hari Santosa Sungkari berharap sesi ini dapat memberikan kesempatan kepada developer
lokal untuk go international dengan kualitas game berkelas.

"Dengan acara ini, saya harapkan ini networking yang bakal terjadi deal-deal antar investor atau perusahan besar di industri game ini. Juga mereka bisa bertemu dengan calon-calon individual yang dinilai layak bekerja sama untuk membentuk perusahaan baru," pungkas Hari.

(mag/yud)
-

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed