Batman: Arkham Knight, Cerita Solid & Grafik Ciamik

Hands-on

Batman: Arkham Knight, Cerita Solid & Grafik Ciamik

Mohamad Miradi - detikInet
Senin, 29 Jun 2015 10:55 WIB
Jakarta - Sejak dirilis tahun 2009 dengan titel Batman: Arkham Asylum, game bergenre action adventure ini langsung mendapat predikat game of the year. Ini tentu pencapaian luar biasa, apalagi bagi ukuran game yang diadaptasi dari komik.

Faktanya, Batman: Arkham series kini justru menjadi salah satu yang paling laris dan ditunggu sekuelnya oleh para gamer. Hal itu pula yang tampaknya dimanfaatkan oleh sang publisher, WB Games yang akhirnya mengontrak Rocksteady untuk menelurkan trilogi Arkham.

Dan kini, sang Dark Knight kembali beraksi di IP terbarunya dan mungkin untuk terakhir kalinya di Batman: Arkham Knight yang kembali mengusung Open World.

Seperti apa petualangan batman kali ini? detikINET akan memberikan first impression-nya untuk kalian. Sekedar peringatan, untuk gamer yang belum memainkan game Batman sebelumnya, disarankan untuk tidak membacanya karena mengandung spoiler.



Dibuka oleh monolog Komisaris Gordon yang mengisahkan kota Gotham sepeninggal Joker, sang Agent of Chaos yang sudah tewas pada Arkham City.

Namun ketenangan di kota Gotham berubah tidak lama, dibuka dengan adegan saling serang antar warga di sebuah restoran. Scarecrow pun muncul untuk balas dendam dan meneror warga Gotham dan mengancam akan meracuni seluruhkota dengan Fear Toxin, ancaman tersebut tentu saja kontan membuat warga panik dan berduyun-duyun mengungsi keluar Gotham City.
 
Hal ini tentu tidak dibiarkan oleh sang protagonis kita, Batman yang sudah bersiap untuk menghadapi Scarecrow yang kini dibantu oleh Arkham Knight serta berkolaborasi dengan penjahat lainnya seperti Two Face, Pinguin, Harley Quinn,The Ridler dan Deadshot.




Dari sisi permainan, Rocksteady sebagai developer tidak mengubah akar gameplay Batman: Arkham Knight, free flow combatnya tetap intens dan mendapat porsi upgrade yang cukup signifikan dan makin keren!

Batman yang juga dibantu oleh Lucius Fox yang menyediakan gadget-gadget kece seperti Grapnel Gun, Batarang, Line Launcher serta tak ketinggalan Batsuit V8.03 yang memungkinkan Batman melakukan Fear Takedown, sebuah finishing move yang efektif dan cepat ketika digunakan untuk melawan tiga orang kawanan Thug terutama yang menggunakan senjata.

Pakaian anyar Batman ini mampu memberikan akselerasi lebih untuk memberikan ucapan selamat tidur dengan cepat kepada para penjahat dengan aksi slow-motion. Selain Fear Takedown, ada Environmental Takedown yang memungkinkan Batman membuat penjahat pingsan dengan cara membenturkan ke lingkungan sekitarnya seperti membenturkan ke lampu atau mendorong thugs ke gardu listrik.

Highlight lainnya tentu adalah Batmobile. Ya, jika dua instalmen sebelumnya gamer hanya wara-wiri menggunakan grapnel gun dan gliding ke seluruh penjuru kota, kini kita dapat dengan berpetualang mengelilingi kota Gotham dengan mengendarai Batmobile.

Penggunaan Batmobile ini pertama dipertunjukkan setelah misi menyelamatkan Poison Ivy dari tentara bayaran Arkham Knight, cukup dengan menggunakan gadget berupa remote control, Batman dapat dengan mudah mengendalikannya tanpa harus berada di dalam Batmobile.



Batmobile yang tampilannya sangat kokoh dan garang juga dilengkapi dengan Gryoscopic Wheel yang anti peluru dan dapat berputar 360 derajat. Selain itu,
terdapat beragam senjata (lethal maupun non-lethal) dan misil ketika dalam mode Battle.

Awalnya gamer akan butuh sedikit adaptasi untuk mengendalikan Batmobile. Namun tidak perlu khawatir, karena pada game ini akan terdapat beragam tutorial yang dikemas dengan tantangan, sehingga kalian dapat dengan terampil mengendalikan Batmobile untuk menyelesaikan misi yang nantinya juga melibatkan penggunaan mobil keren ini.

Tidak hanya Batmobile, Batwing pun juga muncul pada game ini, tetapi tampaknya Batwing tidak bisa digunakan layaknya Batmobile.



Tidak sekedar menyelesaikan misi utama menyelamatkan Gotham dari ancaman Scarecrow, Batman: Arkham Knight juga mengajak gamer untuk menyelesaikan side quest yang tidak kalah seru, seperti menemukan dan memecahkan puzzle dari The Riddler, menyelamatkan para warga Gotham yang disandera oleh kawanan penjahat, hingga misi most wanted yang membutuhkan analisa dan hipotesa ala detektif membuat game ini semakin menarik untuk dimainkan.

Total 3 pulau yang bisa kita sambangi yaitu: Bleake Island, Miagani Island dan Founders' Island. Rockstedy pun mengklaim jika mapnya lima kali lebih besar dan luas dari Arkham City.

Dari sisi grafik, Unreal Engine 3 yang disematkan pada Batman: Arkham Knight benar-benar memanjakan mata, kota Gotham dan environment-nya sangat memukau dan utamanya adalah pada karakter Batman yang terlihat detail, terutama ketika air hujan yang membasahi kostumnya, terlihat sangat realistik.

Kesimpulan sementara adalah Batman: Arkham Knight terlihat mampu memenuhi ekspetasinya, storyline yang solid, grafik ciamik yang hingga saat ini belum menemukan kendala (review menggunakan konsol Xbox One) terutama untuk frame ratenya.

Masih banyak fitur yang belum dicoba, seperti Dual Play bersama Robin, nightwing atau catwoman. Jadi tetap pantau detikINET dan tunggu review lengkapnya ya.



(ash/ash)