Life is Strange Episode 2: Out of Time Lebih Greget

Review Game

Life is Strange Episode 2: Out of Time Lebih Greget

- detikInet
Rabu, 08 Apr 2015 11:35 WIB
Halaman ke 1 dari 3
Jakarta - Ketika pertama kali merilis Life is Strange beberapa bulan lalu, rasanya Square Enix dan Dontnod Entertainment berhasil menghadirkan game episodik multiple choice dengan atmosfir dan sensasi yang berbeda. Selain karena memiliki jalan ceritanya yang asyik untuk disimak, gameplay yang dihadirkan pun tak kalah menarik.

Life is Strange mengisahkan perjalanan kehidupan seorang gadis remaja bernama Max Caulfield yang kembali ke kota asalnya Arcadia Bay, Oregon untuk mengenyam pendidikan fotografi di Blackwell Academy. Bak remaja SMA pada umumnya, Max pun awalnya memiliki kehidupan yang normal dan menjalani aktifitas sekolah seperti biasanya. Hingga pada suatu hari ia pun menyadari jika ia memiliki kekuatan yang tak biasa.

Ya, Max dikaruniai kekuatan untuk dapat memutar waktu. Kekuatan itu tak sengaja ia dapati ketika hendak menolong seorang gadis yang tertembak oleh teman satu sekolahnya, Nathan Prescoutt. Gadis yang bernama Chloe itu tak lain merupakan teman masa kecil Max yang sempat terpisah sekian lama. Bermain Life is Strange sama dengan menonton serial atau film drama remaja Amerika Serikat pada umumnya yang dibumbui dengan aroma supranatural atau hal-hal mistis.



Nah, di sinilah letak keunikan dari gameplay Life is Strange. Kendati gamer dituntut memilih satu di antara berbagai macam pilihan yang disodorkan, namun pada praktiknya gamer dapat memainkan berulang kali adegan tersebut, tentu dengan kekuatan yang dimiliki Max. Dengan cukup menekan tombol L2 atau L1, Anda dapat dengan mudah memutar balik waktu dan mengubah kejadian dalam game.

Sesuai dengan konsep yang diusung, Square Enix dan Dotnod meghadirkan Life is Strange dalam beberapa episode, yakni dari episode 1 sampai 5. Tak banyak yang disuguhkan oleh Dontnod di episode yang berjudul Crysalis itu. Kalau bisa dibilang, episode pertama tersebut hanyalah episode perkenalan dari Life is Strange. Salut kepada Dontnod yang berhasil menyajikannya cara perkenalan, baik karakter maupun mekanisme gameplay dengan apik.



Kini, setelah tujuh minggu berlalu sejak perilisan episode pertama, Dontnod kembali merilis episode lanjutan. Walau di episode pertama kami tak sempat membahasnya, namun kali ini detikINET berkesempatan untuk mengulas sedikit demi sedikit apa yang terjadi di episode kedua ini.

Halaman Selanjutnya
(ash/ash)