Gokil! Fotografer Sukses Potret 2.500 Orang Telanjang di Pantai

Gokil! Fotografer Sukses Potret 2.500 Orang Telanjang di Pantai

ADVERTISEMENT

Gokil! Fotografer Sukses Potret 2.500 Orang Telanjang di Pantai

Adi Fida Rahman - detikInet
Kamis, 01 Des 2022 09:15 WIB
Spencer Tunick
Spencer Tunick mengarahkan 2.500 relawan foto telanjang di Pantai Bondi, Sydney, Australia. Foto: Instagram/spencertunick
Jakarta -

Seorang fotografer mengumpulkan 2.500 sukarelawan telanjang untuk pemotretan telanjang di Pantai Bondi di Sydney, Australia.

Ribuan orang berkumpul untuk mengambil bagian dalam karya terbaru fotografer AS, Spencer Tunick, yang terkenal dengan pemotretan telanjangnya di tempat-tempat terkenal di seluruh dunia.

Gambar-gambar Tunick menunjukkan sejumlah besar individu telanjang berkerumun bersama di bawah cahaya pagi di Pantai Bondi pada 26 November 2022.

Demi memuluskan proyek tersebut, Perundang-undangan lokal harus diubah demi mengizinkan pemotretan telanjang di pantai ikonik Australia itu. Pantai Bondi pun dinyatakan sebagai pantai telanjang untuk pertama kalinya dalam sejarah Australia.

Para relawan memiliki waktu hingga pukul 10.00 untuk telanjang di pantai sebelum mempertaruhkan denda.

Tunick mengumpulkan ribuan orang pada pukul 05.30 ketika Pantai Bondi bermandikan cahaya pagi. Fotografer menggunakan megafon untuk mengarahkan sukarelawan telanjang ke pose yang telah diatur sebelumnya.

Pemotretan selesai pada pukul 07.00, meskipun beberapa peserta telanjang tetap berada di pantai sampai ketelanjangan publik dihentikan tiga jam kemudian.

[Gambas:Instagram]

Kanker Kulit

Pemotretan ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran akan kanker kulit. Tunick berkolaborasi dengan Skin Check Champions, sebuah badan amal yang menjalankan klinik edukasi pemeriksaan kulit gratis di komunitas berisiko tinggi di Australia.

Australia memiliki salah satu tingkat tertinggi kanker kulit di dunia. Dua dari tiga orang didiagnosis dengan kondisi tersebut pada usia 70 tahun.

Kerumunan 2.500 orang mewakili perkiraan jumlah orang yang meninggal karena kanker kulit di Australia setiap tahun.

Tunick berharap foto itu akan mendorong warga Australia, yang menduduki peringkat teratas dunia untuk kematian akibat kanker kulit, untuk melakukan pemeriksaan rutin.

[Gambas:Instagram]

"Kami memiliki kesempatan untuk meningkatkan kesadaran tentang pemeriksaan kulit dan saya merasa terhormat untuk datang ke sini, membuat karya seni saya, dan merayakan tubuh dan perlindungan," kata Tunick kepada Reuters, seperti dilansir Kamis (1/12/2022).

Pemotretan itu adalah proyek keempat Tunick di Australia. Pada kunjungan terakhirnya ke Sydney pada tahun 2020, dia mengumpulkan sekitar 5.200 sukarelawan telanjang di Opera House yang terkenal di kota itu untuk difoto.



Simak Video "Sederet Aksi Menteri PUPR yang Curi Perhatian: HP Jadul-Jadi Fotografer"
[Gambas:Video 20detik]
(afr/afr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT