Konsumen Kamera Lebih Suka Belanja Offline

Konsumen Kamera Lebih Suka Belanja Offline

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Sabtu, 03 Des 2016 12:57 WIB
Sintra Wong, Division Manager of Canon Image Communication Product Div Datascrip (Foto: detikINET/Anggoro Suryo Jati)
Lombok - Saat kehadiran toko online mulai menggerus pasar toko offline, ternyata penjualan kamera Canon mayoritas masih lebih banyak terjadi secara offline. Penjualan secara online hingga saat ini masih didominasi kamera saku.

Hal ini diakui oleh Sintra Wong, Division Manager of Canon Image Communication Product Div Datascrip saat berbincang dengan detikINET di Lombok, Jumat (2/12/2016). Datascrip sendiri adalah distributor produk-produk Canon di Indonesia.

"Penjualan kamera Canon secara online saat ini tidak sampai 10 persen. Itu pun masih didominasi penjualan kamera pocket. Sementara untuk DSLR paling mahal yang dibeli di online saat ini 80D," ujar Sintra.

Menurutnya hal itu mungkin terjadi karena banyak konsumennya yang belum percaya untuk membeli barang mahal secara online, karena takut mendapat aksesoris palsu pada paket penjualan kameranya.

"Mungkin ada yang takut dapat charger atau baterai palsu, padahal beli kameranya mahal, seperti (EOS) 5D misalnya," tambahnya.

Namun ia pun mengakui kalau penjualan kamera secara online tumbuh hampir dua kali lipat tiap tahunnya. Meski pertumbuhan yang pesat itu masih belum bisa membuat penjualan secara online mengalahkan penjualan offline. (asj/rns)