Deretan Gadget Paling Aneh dan Canggih di IFA 2026

Deretan Gadget IFA 2026
Lenovo memamerkan ThinkBook Project Swan, laptop konsep dengan layar OLED fleksibel yang dapat melebar secara horizontal dari 14 inch menjadi 17 inch hanya dengan menekan tombol.

Saat layar dibuka penuh, resolusinya berubah menjadi 2.850 x 1.672 pixel dengan rasio yang lebih cocok untuk menonton video atau membuka dua aplikasi berdampingan. Meski terlihat hampir seperti produk jadi, Lenovo belum memastikan Project Swan akan dijual.Foto: IFA 2026
Deretan Gadget IFA 2026
Tecno membawa Bezelless Concept Phone, smartphone yang berusaha benar-benar menghilangkan garis hitam di sekeliling layar. Perangkat ini menggunakan OLED 6,78 inch 144 Hz dengan bezel layar yang diklaim mencapai 0 mm. Tecno menggunakan konstruksi kaca dua lapis dan memasang panel dari belakang untuk mendapatkan efek tersebut. Foto: IFA 2026
Deretan Gadget IFA 2026
Kalau biasanya kamera menyatu permanen dengan smartphone, RugOne Xsnap 7 Pro justru memungkinkan salah satu kameranya dilepas dan dipakai seperti action cam mini. Modul berbobot hanya 39 gram itu dapat merekam video 2.7K 30 fps, memiliki penyimpanan internal 64 GB dan tahan air hingga kedalaman lima meter.

Kamera dapat merekam sekitar 40 menit sebelum harus kembali ditempelkan ke HP untuk diisi ulang. Xsnap 7 Pro sendiri membawa baterai jumbo 9.300 mAh dan dijadwalkan dipasarkan global pada Oktober dengan harga USD 999. Foto: IFA 2026
Deretan Gadget IFA 2026
Konsep Roomba Duo dari iRobot mungkin menjadi salah satu perangkat paling aneh di IFA tahun ini. Robot utamanya dapat menyedot debu sekaligus mengepel dengan uap, tetapi di bagian atas terdapat mekanisme untuk membawa dan menurunkan robot kedua yang ukurannya lebih kecil. Robot mini tersebut bertugas masuk ke kolong furnitur dan area sempit yang tidak bisa dijangkau unit utama. Foto: IFA 2026
Deretan Gadget IFA 2026
Acer mencoba mengawinkan Steam Deck dengan laptop mini lewat Project DualPlay Mini. Perangkat berlayar sekitar 8 inch ini terlihat seperti handheld gaming biasa. Namun layarnya dapat dibuka, dibalik dan diputar menggunakan mekanisme flip-and-swivel untuk menampilkan keyboard QWERTY di bawahnya. Hasilnya, pengguna dapat bermain game dalam mode handheld lalu mengubah perangkat yang sama menjadi laptop mini untuk mengetik atau bekerja. Acer belum memiliki rencana penjualan karena perangkat masih berstatus konsep. Foto: IFA 2026
Deretan Gadget IFA 2026
Lenovo juga menunjukkan Project AeroBlade, laptop setebal sekitar 10 mm dan berbobot kurang dari 830 gram. Alih-alih memakai kipas konvensional, laptop ini menggunakan teknologi AirJet dengan membran bergetar untuk menghasilkan aliran udara dan membuang panas prosesor.

Empat modul AirJet memungkinkan desain jauh lebih tipis dan nyaris tanpa suara dibandingkan sistem pendingin laptop biasa. AeroBlade masih berupa proof-of-concept, tetapi tampilannya sudah mendekati perangkat komersial. Foto: IFA 2026
Deretan Gadget IFA 2026
Dyson memasang kamera di tempat yang mungkin tidak pernah terpikirkan sebelumnya: sikat gigi. CameraJet memiliki kamera makro 100.000 pixel berbasis machine learning yang mendeteksi celah antargigi secara real-time.

Ketika menemukan celah, sistem dapat mengarahkan semburan cairan secara presisi untuk membantu membersihkan area tersebut. Kameranya bahkan mengambil hingga 28 gambar per detik. Harganya juga tidak biasa untuk sebuah sikat gigi, yakni USD 499 Foto: IFA 2026
Deretan Gadget IFA 2026
IFA 2026 juga menghadirkan Oukitel RG14-P, laptop yang dilengkapi kemampuan pengisian daya menggunakan panel surya. Ide dasarnya sederhana: pengguna yang bekerja di luar ruangan atau jauh dari stopkontak dapat memanfaatkan sinar matahari untuk membantu mengisi baterai laptop. Perangkat ini menjadi salah satu produk yang paling menarik perhatian karena mencoba membawa konsep energi alternatif langsung ke komputer portabel. Foto: IFA 2026
Deretan Gadget IFA 2026
Miele Diamond G8. Mesin cuci piring dengan kamera AI internal yang memindai piring untuk menentukan cara mencuci terbaik (agar tidak ada noda tersisa). Juga bisa dijadwalkan otomatis saat listrik murah. AI yang “melihat” kotoran di piring terasa futuristik. Foto: IFA 2026
Deretan Gadget IFA 2026
Govee Mood-Reading Skylight. Lampu langit-langit berbentuk kubah yang meniru langit. AI merespons mood pengguna (via app atau suara) dan menyesuaikan warna/cahaya, termasuk gelombang biru khusus yang meniru siang hari alami. Lampu yang “membaca perasaan” kamu. Foto: IFA 2026
Deretan Gadget IFA 2026
Anker SleepLab ProSpeaker tidur yang menggunakan radar untuk memantau pernapasan, detak jantung, dan kualitas tidur. Lalu menyesuaikan audio agar kamu lebih cepat tertidur. Juga berfungsi sebagai alarm sunrise dan nightlight. Foto: IFA 2026
Deretan Gadget IFA 2026
BleeqUp RoverKacamata olahraga AI dengan perlindungan UV. Dilengkapi fitur tracking dan asisten untuk aktivitas seperti bersepeda. Seperti smart glasses khusus olahraga yang membantu performa. Foto: IFA 2026
Deretan Gadget IFA 2026
Amada Soundwave Smart MattressKasur pintar yang menghasilkan gelombang suara/getaran untuk relaksasi, tidur, atau pijat. Bisa dikontrol app, dengan base adjustable multi-motor (head, foot, lumbar) dan mode zero-gravity. Tempat tidur yang “bersuara” dan beradaptasi. Foto: IFA 2026
Deretan Gadget IFA 2026
SwitchBot AI MindClipPin AI kecil yang dipasang di kemeja/kerah. Merekam percakapan dalam radius 3 meter hingga 20 jam, mengenali suara orang, merangkum, dan membantu planning. Seperti asisten AI yang “menguping” seharian. Foto: IFA 2026
Deretan Gadget IFA 2026
HoverAir VersaKamera gimbal saku yang bisa “tumbuh sayap” dan berubah jadi drone mini. Dari handheld stabil jadi hands-free drone dengan auto takeoff, tracking, dan landas di telapak tangan. Kombinasi gimbal + drone yang praktis dan aneh. Foto: IFA 2026
Deretan Gadget IFA 2026
Neakasa Rico (Automatic Pet Feeder)Feeder otomatis yang mencampur makanan basah on-demand dari bahan freeze-dried + air, lalu menyajikannya ke kucing (atau anjing kecil). Seperti “Instant Pot untuk hewan peliharaan” yang menyiapkan makanan segar otomatis Foto: IFA 2026
Deretan Gadget IFA 2026
Plaud OneEarbuds AI yang merekam, mentranskripsi, dan merangkum percakapan/panggilan. Case-nya punya koneksi 4G sendiri (bisa berfungsi sebagai recorder mandiri dengan jangkauan ~5 m) dan fitur agent AI untuk tindakan lanjutan. Kombinasi earbuds + asisten AI yang sangat canggih. Foto: IFA 2026
Lenovo memamerkan ThinkBook Project Swan, laptop konsep dengan layar OLED fleksibel yang dapat melebar secara horizontal dari 14 inch menjadi 17 inch hanya dengan menekan tombol. Saat layar dibuka penuh, resolusinya berubah menjadi 2.850 x 1.672 pixel dengan rasio yang lebih cocok untuk menonton video atau membuka dua aplikasi berdampingan. Meski terlihat hampir seperti produk jadi, Lenovo belum memastikan Project Swan akan dijual.Foto: IFA 2026
Tecno membawa Bezelless Concept Phone, smartphone yang berusaha benar-benar menghilangkan garis hitam di sekeliling layar. Perangkat ini menggunakan OLED 6,78 inch 144 Hz dengan bezel layar yang diklaim mencapai 0 mm. Tecno menggunakan konstruksi kaca dua lapis dan memasang panel dari belakang untuk mendapatkan efek tersebut. Foto: IFA 2026
Kalau biasanya kamera menyatu permanen dengan smartphone, RugOne Xsnap 7 Pro justru memungkinkan salah satu kameranya dilepas dan dipakai seperti action cam mini. Modul berbobot hanya 39 gram itu dapat merekam video 2.7K 30 fps, memiliki penyimpanan internal 64 GB dan tahan air hingga kedalaman lima meter. Kamera dapat merekam sekitar 40 menit sebelum harus kembali ditempelkan ke HP untuk diisi ulang. Xsnap 7 Pro sendiri membawa baterai jumbo 9.300 mAh dan dijadwalkan dipasarkan global pada Oktober dengan harga USD 999. Foto: IFA 2026
Konsep Roomba Duo dari iRobot mungkin menjadi salah satu perangkat paling aneh di IFA tahun ini. Robot utamanya dapat menyedot debu sekaligus mengepel dengan uap, tetapi di bagian atas terdapat mekanisme untuk membawa dan menurunkan robot kedua yang ukurannya lebih kecil. Robot mini tersebut bertugas masuk ke kolong furnitur dan area sempit yang tidak bisa dijangkau unit utama. Foto: IFA 2026
Acer mencoba mengawinkan Steam Deck dengan laptop mini lewat Project DualPlay Mini. Perangkat berlayar sekitar 8 inch ini terlihat seperti handheld gaming biasa. Namun layarnya dapat dibuka, dibalik dan diputar menggunakan mekanisme flip-and-swivel untuk menampilkan keyboard QWERTY di bawahnya. Hasilnya, pengguna dapat bermain game dalam mode handheld lalu mengubah perangkat yang sama menjadi laptop mini untuk mengetik atau bekerja. Acer belum memiliki rencana penjualan karena perangkat masih berstatus konsep. Foto: IFA 2026
Lenovo juga menunjukkan Project AeroBlade, laptop setebal sekitar 10 mm dan berbobot kurang dari 830 gram. Alih-alih memakai kipas konvensional, laptop ini menggunakan teknologi AirJet dengan membran bergetar untuk menghasilkan aliran udara dan membuang panas prosesor. Empat modul AirJet memungkinkan desain jauh lebih tipis dan nyaris tanpa suara dibandingkan sistem pendingin laptop biasa. AeroBlade masih berupa proof-of-concept, tetapi tampilannya sudah mendekati perangkat komersial. Foto: IFA 2026
Dyson memasang kamera di tempat yang mungkin tidak pernah terpikirkan sebelumnya: sikat gigi. CameraJet memiliki kamera makro 100.000 pixel berbasis machine learning yang mendeteksi celah antargigi secara real-time. Ketika menemukan celah, sistem dapat mengarahkan semburan cairan secara presisi untuk membantu membersihkan area tersebut. Kameranya bahkan mengambil hingga 28 gambar per detik. Harganya juga tidak biasa untuk sebuah sikat gigi, yakni USD 499 Foto: IFA 2026
IFA 2026 juga menghadirkan Oukitel RG14-P, laptop yang dilengkapi kemampuan pengisian daya menggunakan panel surya. Ide dasarnya sederhana: pengguna yang bekerja di luar ruangan atau jauh dari stopkontak dapat memanfaatkan sinar matahari untuk membantu mengisi baterai laptop. Perangkat ini menjadi salah satu produk yang paling menarik perhatian karena mencoba membawa konsep energi alternatif langsung ke komputer portabel. Foto: IFA 2026
Miele Diamond G8. Mesin cuci piring dengan kamera AI internal yang memindai piring untuk menentukan cara mencuci terbaik (agar tidak ada noda tersisa). Juga bisa dijadwalkan otomatis saat listrik murah. AI yang “melihat” kotoran di piring terasa futuristik. Foto: IFA 2026
Govee Mood-Reading Skylight. Lampu langit-langit berbentuk kubah yang meniru langit. AI merespons mood pengguna (via app atau suara) dan menyesuaikan warna/cahaya, termasuk gelombang biru khusus yang meniru siang hari alami. Lampu yang “membaca perasaan” kamu. Foto: IFA 2026
Anker SleepLab ProSpeaker tidur yang menggunakan radar untuk memantau pernapasan, detak jantung, dan kualitas tidur. Lalu menyesuaikan audio agar kamu lebih cepat tertidur. Juga berfungsi sebagai alarm sunrise dan nightlight. Foto: IFA 2026
BleeqUp RoverKacamata olahraga AI dengan perlindungan UV. Dilengkapi fitur tracking dan asisten untuk aktivitas seperti bersepeda. Seperti smart glasses khusus olahraga yang membantu performa. Foto: IFA 2026
Amada Soundwave Smart MattressKasur pintar yang menghasilkan gelombang suara/getaran untuk relaksasi, tidur, atau pijat. Bisa dikontrol app, dengan base adjustable multi-motor (head, foot, lumbar) dan mode zero-gravity. Tempat tidur yang “bersuara” dan beradaptasi. Foto: IFA 2026
SwitchBot AI MindClipPin AI kecil yang dipasang di kemeja/kerah. Merekam percakapan dalam radius 3 meter hingga 20 jam, mengenali suara orang, merangkum, dan membantu planning. Seperti asisten AI yang “menguping” seharian. Foto: IFA 2026
HoverAir VersaKamera gimbal saku yang bisa “tumbuh sayap” dan berubah jadi drone mini. Dari handheld stabil jadi hands-free drone dengan auto takeoff, tracking, dan landas di telapak tangan. Kombinasi gimbal + drone yang praktis dan aneh. Foto: IFA 2026
Neakasa Rico (Automatic Pet Feeder)Feeder otomatis yang mencampur makanan basah on-demand dari bahan freeze-dried + air, lalu menyajikannya ke kucing (atau anjing kecil). Seperti “Instant Pot untuk hewan peliharaan” yang menyiapkan makanan segar otomatis Foto: IFA 2026
Plaud OneEarbuds AI yang merekam, mentranskripsi, dan merangkum percakapan/panggilan. Case-nya punya koneksi 4G sendiri (bisa berfungsi sebagai recorder mandiri dengan jangkauan ~5 m) dan fitur agent AI untuk tindakan lanjutan. Kombinasi earbuds + asisten AI yang sangat canggih. Foto: IFA 2026