Jaringan 2G Akan Berhenti Bertahap, Pengguna HP Lawas Mulai Terdampak

Penjual menggunakan telepon seluler lawas (ponsel fitur) di salah satu gerai di ITC Roxy Mas, Jakarta, Sabtu (6/6/2026). Pemerintah menargetkan penghentian layanan jaringan 2G secara bertahap pada 2026 sebagai bagian dari transformasi infrastruktur telekomunikasi nasional menuju layanan digital yang lebih modern. ANTARA FOTO/Rakha Raditya Yahya/hma

Penjual menggunakan telepon seluler lawas (ponsel fitur) di salah satu gerai di ITC Roxy Mas, Jakarta, kemarin. ANTARA FOTO/Rakha Raditya Yahya

Penjual menggunakan telepon seluler lawas (ponsel fitur) di salah satu gerai di ITC Roxy Mas, Jakarta, Sabtu (6/6/2026). Pemerintah menargetkan penghentian layanan jaringan 2G secara bertahap pada 2026 sebagai bagian dari transformasi infrastruktur telekomunikasi nasional menuju layanan digital yang lebih modern. ANTARA FOTO/Rakha Raditya Yahya/hma

Pemerintah menargetkan penghentian layanan jaringan 2G secara bertahap sepanjang 2026 sebagai bagian dari upaya modernisasi infrastruktur telekomunikasi nasional.  ANTARA FOTO/Rakha Raditya Yahya

Penjual menggunakan telepon seluler lawas (ponsel fitur) di salah satu gerai di ITC Roxy Mas, Jakarta, Sabtu (6/6/2026). Pemerintah menargetkan penghentian layanan jaringan 2G secara bertahap pada 2026 sebagai bagian dari transformasi infrastruktur telekomunikasi nasional menuju layanan digital yang lebih modern. ANTARA FOTO/Rakha Raditya Yahya/hma

Kebijakan tersebut menjadi langkah penting untuk mempercepat transformasi digital sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan spektrum frekuensi bagi layanan yang lebih canggih. ANTARA FOTO/Rakha Raditya Yahya

Penjual menggunakan telepon seluler lawas (ponsel fitur) di salah satu gerai di ITC Roxy Mas, Jakarta, kemarin. ANTARA FOTO/Rakha Raditya Yahya
Pemerintah menargetkan penghentian layanan jaringan 2G secara bertahap sepanjang 2026 sebagai bagian dari upaya modernisasi infrastruktur telekomunikasi nasional.  ANTARA FOTO/Rakha Raditya Yahya
Kebijakan tersebut menjadi langkah penting untuk mempercepat transformasi digital sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan spektrum frekuensi bagi layanan yang lebih canggih. ANTARA FOTO/Rakha Raditya Yahya