Fenomena Blue Moon Menerangi Langit Malam Jakarta

Fenomena bulan purnama biru (blue moon) terlihat di langit Jakarta, Minggu (31/5/2026). Bulan purnama biru adalah bulan purnama kedua dalam satu bulan kalender yang secara astronomi diperkirakan akan terjadi pada periode satu hingga tiga tahun sekali dan diperkirakan akan terjadi lagi pada 31 Desember 2028. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/foc.
Fenomena bulan purnama biru (Blue Moon) terlihat di langit Jakarta, Minggu (31/5/2026). Peristiwa astronomi tersebut terjadi ketika bulan purnama muncul untuk kedua kalinya dalam satu bulan kalender. Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Fenomena bulan purnama biru (blue moon) terlihat di langit Jakarta, Minggu (31/5/2026). Bulan purnama biru adalah bulan purnama kedua dalam satu bulan kalender yang secara astronomi diperkirakan akan terjadi pada periode satu hingga tiga tahun sekali dan diperkirakan akan terjadi lagi pada 31 Desember 2028. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/foc.
Fenomena yang tergolong langka itu umumnya terjadi setiap satu hingga tiga tahun sekali dan menjadi daya tarik bagi pengamat langit. Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Fenomena bulan purnama biru (blue moon) terlihat di langit Jakarta, Minggu (31/5/2026). Bulan purnama biru adalah bulan purnama kedua dalam satu bulan kalender yang secara astronomi diperkirakan akan terjadi pada periode satu hingga tiga tahun sekali dan diperkirakan akan terjadi lagi pada 31 Desember 2028. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/foc.
Fenomena astronomi tersebut diperkirakan akan kembali terjadi pada akhir tahun 2028 dan menjadi salah satu peristiwa langit yang dinantikan. Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Fenomena bulan purnama biru (Blue Moon) terlihat di langit Jakarta, Minggu (31/5/2026). Peristiwa astronomi tersebut terjadi ketika bulan purnama muncul untuk kedua kalinya dalam satu bulan kalender. Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Fenomena yang tergolong langka itu umumnya terjadi setiap satu hingga tiga tahun sekali dan menjadi daya tarik bagi pengamat langit. Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Fenomena astronomi tersebut diperkirakan akan kembali terjadi pada akhir tahun 2028 dan menjadi salah satu peristiwa langit yang dinantikan. Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja