Dari Kandang ke Layar Ponsel, Live Streaming Jualan Kambing Kurban

Peternak menawarkan kambing kurban melalui siaran langsung atau live streaming di peternakan This Is Farm, Malang, Jawa Timur, Senin (18/5/2026). Peternak kambing setempat memanfaatkan ruang digital berupa siaran langsung dan unggahan media sosial untuk memasarkan ternaknya sebagai hewan kurban dan mampu menjual sedikitnya 50 ekor kambing jenis Jawa Randu, Senduro, serta Peranakan Etawa ke sejumlah daerah seperti Tangerang, Surabaya maupun Sidoarjo dengan harga Rp3 juta hingga Rp9 juta per ekor. ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto

Salah satu peternakan yang aktif menggunakan metode tersebut adalah This Is Farm di Malang. Dalam siaran langsung yang dilakukan dari area kandang, peternak memperlihatkan kondisi kambing secara detail, mulai dari ukuran tubuh, kesehatan, hingga jenis kambing yang ditawarkan kepada pembeli. ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto

Peternak menawarkan kambing kurban melalui siaran langsung atau live streaming di peternakan This Is Farm, Malang, Jawa Timur, Senin (18/5/2026). Peternak kambing setempat memanfaatkan ruang digital berupa siaran langsung dan unggahan media sosial untuk memasarkan ternaknya sebagai hewan kurban dan mampu menjual sedikitnya 50 ekor kambing jenis Jawa Randu, Senduro, serta Peranakan Etawa ke sejumlah daerah seperti Tangerang, Surabaya maupun Sidoarjo dengan harga Rp3 juta hingga Rp9 juta per ekor. ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto

Peternak menyebut metode penjualan online membantu meningkatkan minat pembeli karena masyarakat dapat memilih hewan kurban tanpa harus datang langsung ke lokasi peternakan. Selain lebih praktis, sistem pemasaran digital juga memudahkan peternak dalam mempromosikan kualitas ternak kepada calon pelanggan. ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto

Peternak menawarkan kambing kurban melalui siaran langsung atau live streaming di peternakan This Is Farm, Malang, Jawa Timur, Senin (18/5/2026). Peternak kambing setempat memanfaatkan ruang digital berupa siaran langsung dan unggahan media sosial untuk memasarkan ternaknya sebagai hewan kurban dan mampu menjual sedikitnya 50 ekor kambing jenis Jawa Randu, Senduro, serta Peranakan Etawa ke sejumlah daerah seperti Tangerang, Surabaya maupun Sidoarjo dengan harga Rp3 juta hingga Rp9 juta per ekor. ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto

Sedikitnya 50 ekor kambing berhasil terjual melalui promosi di media sosial dan live streaming. Tren penjualan hewan kurban secara online pun semakin diminati seiring meningkatnya penggunaan platform digital dalam aktivitas perdagangan masyarakat. Pemanfaatan teknologi digital ini menjadi salah satu strategi baru peternak dalam menghadapi persaingan pasar sekaligus menyesuaikan pola belanja masyarakat yang kini semakin akrab dengan transaksi daring. ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto

Salah satu peternakan yang aktif menggunakan metode tersebut adalah This Is Farm di Malang. Dalam siaran langsung yang dilakukan dari area kandang, peternak memperlihatkan kondisi kambing secara detail, mulai dari ukuran tubuh, kesehatan, hingga jenis kambing yang ditawarkan kepada pembeli. ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto
Peternak menyebut metode penjualan online membantu meningkatkan minat pembeli karena masyarakat dapat memilih hewan kurban tanpa harus datang langsung ke lokasi peternakan. Selain lebih praktis, sistem pemasaran digital juga memudahkan peternak dalam mempromosikan kualitas ternak kepada calon pelanggan. ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto
Sedikitnya 50 ekor kambing berhasil terjual melalui promosi di media sosial dan live streaming. Tren penjualan hewan kurban secara online pun semakin diminati seiring meningkatnya penggunaan platform digital dalam aktivitas perdagangan masyarakat. Pemanfaatan teknologi digital ini menjadi salah satu strategi baru peternak dalam menghadapi persaingan pasar sekaligus menyesuaikan pola belanja masyarakat yang kini semakin akrab dengan transaksi daring. ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto