Erajaya Digital memboyong Nothing Headphone (1). Ini adalah headphone over-ear pertama Nothing yang menjadi bagian dari ekspansi besar mereka di kategori audio, setelah sukses dengan lini earbuds seperti Nothing Ear dan Ear (a). Foto: Adi Fida Rahman/detikINET
Nothing Headphone (1) langsung mencuri perhatian dengan desain transparan khas brand ini. Ear cup berbentuk squircle (persegi dengan sudut melengkung) terbuat dari material transparan yang memperlihatkan komponen internal, dipadukan dengan frame metal mengkilap. Foto: Adi Fida Rahman/detikINET
Tersedia dalam warna Black dan White, headphone ini terasa premium sekaligus playful—cocok bagi yang bosan dengan desain konvensional Foto: Adi Fida Rahman/detikINET
Pada bagian earcup kanan terdapat tombol. Roller (kiri) digunakan untuk mengatur volume dengan menggulir ke atas/bawah, serta ditekan untuk memutar/menjeda musik atau beralih mode peredam bising (ANC). Lalu Paddle (kanan): Digunakan untuk melewati trek (skip) atau memundurkan lagu. Foto: Adi Fida Rahman/detikINET
Terletak di bagian bawah ear cup kanan, yang menampilkan indikator warna (merah untuk mati, putih untuk hidup), bersanding port USB-C dan jack audio 3,5 mm Foto: Adi Fida Rahman/detikINET
Tombol melingkar kecil untuk mengaktifkan asisten suara, mengatur ANC, atau fungsi khusus lainnya yang bisa dikustomisasi melalui aplikasi Nothing X. Foto: Adi Fida Rahman/detikINET
Tombol khusus untuk pemasangan perangkat (pairing). Foto: Adi Fida Rahman/detikINET
Dalam paket pembelian diberikan dua kabel, yakni USB-C to USB-C dan audio 3,5mm to 3,5 mm. Foto: Adi Fida Rahman/detikINET
Nothing Heaphone (1) sudah dijual di Erafone, Eraspace dan iBox di harga Rp 4,199 juta. Foto: Adi Fida Rahman/detikINET
Nothing Ear (3) membawa peningkatan besar dalam desain, performa audio, dan fitur cerdas. Foto: Adi Fida Rahman/detikINET
Nothing Ear (3) tetap mempertahankan DNA desain transparan khas Nothing, namun kini mengadopsi struktur metalik terintegrasi yang memberikan kesan lebih premium. Komponen logam yang dipoles menyatu dengan bodi transparan, menonjolkan estetika futuristik. Foto: Adi Fida Rahman/detikINET
Salah satu fitur utama yang diperkenalkan adalah "Super Mic", sistem mikrofon ganda yang ditempatkan di dalam casing pengisian daya. Fitur ini mampu menyaring kebisingan lingkungan hingga 95 dB, memastikan suara pengguna terdengar jelas selama panggilan. Uniknya, Super Mic juga dapat digunakan untuk merekam catatan suara langsung dari casing, yang kemudian akan ditranskripsikan otomatis melalui aplikasi Essential Space. / Foto: Adi Fida Rahman/detikINET
Selain itu, setiap earbud dilengkapi dengan tiga mikrofon dan unit pengambilan suara berbasis konduksi tulang (VPU). Teknologi ini mendeteksi getaran mikro dari rahang dan saluran telinga untuk menghasilkan suara yang lebih natural dan jernih, bahkan di lingkungan berangin atau bising. Foto: Adi Fida Rahman/detikINET
Nothing Ear (3) juga membawa sistem Real-time Adaptive Noise Cancellation (ANC) yang diklaim mampu mengurangi kebisingan hingga 45 dB. Berbeda dari versi sebelumnya, sistem ini kini dapat menyesuaikan profil peredaman secara otomatis dengan memantau kondisi sekitar dan tingkat kekedapan earbud di telinga pengguna. Foto: Adi Fida Rahman/detikINET
Daya tahan baterainya mencapai 10 jam pemakaian per earbud (tanpa ANC) dan 5,5 jam dengan ANC. Sementara total waktu penggunaan dengan charging case mencapai 38 jam. Hanya dengan pengisian selama 10 menit, pengguna dapat menikmati hingga 10 jam pemutaran. Casing-nya mendukung pengisian USB-C dan nirkabel. Foto: Adi Fida Rahman/detikINET
Dari sisi audio, Ear (3) kini dibekali dengan driver dinamis 12 mm (lebih besar dari 11 mm pada model sebelumnya) yang memiliki desain diafragma berpola guna meningkatkan respons bass dan treble. Hasilnya, pengguna akan mendapatkan soundstage yang lebih luas dan keseimbangan nada yang lebih baik. Foto: Adi Fida Rahman/detikINET
Aksesori yang diberikan dalam paket penjualan, termasuk pilihan ukuran eartips Foto: Adi Fida Rahman/detikINET
Nothing Ear (3) sudah bisa dibeli di toko jaringan Erajaya seharga Rp 2.999 juta Foto: Adi Fida Rahman/detikINET