Black Wolf adalah sebuah startup taksi online baru di Amerika Serikat yang memiliki 15 mobil untuk melayani wilayah Metro Atlanta. Yang unik, sopirnya memakai pistol. Foto: Black Wolf
Aplikasi ini tersedia di App Store dan Google Play. Sudah ada 80.000 orang mengunduhnya. Foto: Black Wolf
Kerry King Brown, mantan penyelidik swasta berusia 32 tahun adalah sosok di balik Black Wolf. Meningkatnya kejahatan di kota-kota besar turut mendorong permintaan aplikasi tersebut. Foto: Black Wolf
Aplikasi itu menggunakan data realtime, dan bisa memberi tahu orang lain tentang lokasi pengendara. Untuk menikmati fitur pengemudi yang bersenjata akan dikenakan tarif premium. Sesuai iklannya: Door to door protection. Foto: Black Wolf
Penumpang harus membayar US$ 50 (Rp 743 ribu) untuk pengemudi tidak bersenjata dan US$ 60 (Rp 892 ribu) untuk pengemudi bersenjata. Ini belum termasuk biaya US$ 1,75 (Rp 26 ribu) per 1,6 kilometer. Foto: Black Wolf
Pengemudi Black Wolf harus lulus pemeriksaan latar belakang dan pelatihan senjata api serta situasi pengamanan. Foto: Black Wolf
Para sopir Black Wolf punya latar belakang pengalaman di bidang penegakan hukum, keamanan swasta, atau militer. Foto: Black Wolf