Gletser Muir di Alaska seperti yang terlihat di sebelah atas pada tahun 1890-an dan gambar bawah diambil pada tahun 2005. Foto: NASA
Danau Oroville pada tahun 2011 (kiri) dan 2014 (kanan) di Oroville, California, yang mengalami kekeringan "luar biasa". Foto: NASA
Great Barrief Reef pada tahun 2002 (kiri) vs dan pada tahun 2014 (kanan) Foto: NASA
Akumulasi hujan salju yang menurun di Gunung Matterhorn antara tahun 1960 dan 2005 Foto: NASA
Danau Chad di Afrika terlihat pada tahun 1972 (kiri), 1987 (tengah), dan 2002 (kanan). Danau terbesar keenam di dunia sekarang menghilang karena kekeringan yang berlebihan Foto: NASA
Citra Satelit Aral See menunjukkan dari tahun 1989 dan 2014 Foto: NASA
Perubahan Taman Nasional West Arm of Alaska's Glacier Bay Foto: NASA
Runtuhnya lapisan es Glenzer dan Conger di Antartika timur tahun ini Foto: NASA
Salar de Uyuni, di Bolivia dekat perbatasan dengan Chili, adalah dataran garam terbesar di dunia, meliputi sekitar 4.000 mil persegi (10.000 kilometer persegi). Dulunya merupakan bagian dari dasar danau raksasa, danau ini kering hampir sepanjang tahun, tetapi sebagian dapat diisi ulang dengan air selama musim hujan. Curah hujan yang luar biasa dari November 2021 hingga Januari 2022 mengisinya lebih dari biasanya. Foto: NASA
Hanya 4% dari tanah Mesir yang cocok untuk pertanian, dan jumlah itu menurun dengan cepat karena pertumbuhan penduduk yang cepat memicu pembangunan perkotaan dan pinggiran kota. Gambar-gambar ini menunjukkan urbanisasi yang memakan lahan pertanian di sekitar kota Tanta dan El Mahalla El Kubra, dan antara cabang Rosetta dan Damietta di Sungai Nil.
Foto: NASA
Urbanisasi dan intrusi air asin menggerogoti lahan pertanian Mesir. Salah satu tanggapan adalah upaya untuk memperluas pertanian ke Gurun Sahara. Foto: NASA
Salju yang menyusut di gunung berapi Chili. Foto: NASA
1930-an dan 2005: Gletser Pedersen Alaska Foto: NASA
Kekeringan menyusutkan Danau Shasta California Foto: NASA
Perubahan Jakarta dan sekitarnya Foto: NASA