Tampilan Virus Corona di Bawah Mikroskop, 'Cantik' Tapi Bahaya

FotoINET

Tampilan Virus Corona di Bawah Mikroskop, 'Cantik' Tapi Bahaya

Aisyah Kamaliah - detikInet
Selasa, 14 Jul 2020 12:22 WIB

Jakarta - Virus Corona terbaru atau Sars-Cov-2 yang menjadi penyebab COVID-19 memang berbahaya. Tapi tampilannya di bawah mikroskop bisa sangat bertolak belakang.

Virus Corona terbaru atau Sars-Cov-2 yang menjadi penyebab COVID-19 memang berbahaya. Tapi tampilannya di bawah mikroskop bisa sangat bertolak belakang.

Virus Corona terlihat dari hasil scanning mikroskop elektron. Virusnya yang warnanya kuning tuh. Perlu dicatat ini bukan warna sebenarnya. tapi dibuat secara digital untuk memudahkan. Foto: NIAID

Virus Corona terbaru atau Sars-Cov-2 yang menjadi penyebab COVID-19 memang berbahaya. Tapi tampilannya di bawah mikroskop bisa sangat bertolak belakang.

Ini bukan jeruk-jeruk cantik, melainkan Sars-CoV-2 yang diambil dari pasien yang diisolasi di Amerika Serikat. Foto: NIAID

Virus Corona terbaru atau Sars-Cov-2 yang menjadi penyebab COVID-19 memang berbahaya. Tapi tampilannya di bawah mikroskop bisa sangat bertolak belakang.

Ahli mikroskop Elizabeth Fischer menghasilkan gambar dan seni medis visual lab dengan mewarnai gambar secara digital. Foto: NIAID

Virus Corona terbaru atau Sars-Cov-2 yang menjadi penyebab COVID-19 memang berbahaya. Tapi tampilannya di bawah mikroskop bisa sangat bertolak belakang.

National Institute of Allergy and Infectious Diseases' Rocky Mountain Laboratories (NIAID) di Hamilton mencatat bahwa gambarnya terlihat agak mirip dengan coronavirus sebelumnya, MERS-CoV. Ya memang masih saudara sih. Foto: NIAID

Virus Corona terbaru atau Sars-Cov-2 yang menjadi penyebab COVID-19 memang berbahaya. Tapi tampilannya di bawah mikroskop bisa sangat bertolak belakang.

Kebayang nggak sih kalau virus yang berbahaya ini bisa tampil cantik di bawah mikroskop? Foto: NIAID

Virus Corona terbaru atau Sars-Cov-2 yang menjadi penyebab COVID-19 memang berbahaya. Tapi tampilannya di bawah mikroskop bisa sangat bertolak belakang.

Mikrograf elektron transmisi partikel virus SARS-CoV-2, dari seorang pasien yang diisolasi. Gambar diambil dan ditingkatkan dengan memberi warna oleh NIAID Integrated Research Facility (IRF) di Fort Detrick, Maryland. Foto: NIAID

Virus Corona terbaru atau Sars-Cov-2 yang menjadi penyebab COVID-19 memang berbahaya. Tapi tampilannya di bawah mikroskop bisa sangat bertolak belakang.

Virus Corona baru sendiri mulai merebak diperkirakan pada akhir Desember di Wuhan, China. Foto: NIAID

Virus Corona terbaru atau Sars-Cov-2 yang menjadi penyebab COVID-19 memang berbahaya. Tapi tampilannya di bawah mikroskop bisa sangat bertolak belakang.

Hingga saat ini, masih dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menemukan vaksin atau obat yang tepat untung melawannya. Foto: NIAID

Virus Corona terbaru atau Sars-Cov-2 yang menjadi penyebab COVID-19 memang berbahaya. Tapi tampilannya di bawah mikroskop bisa sangat bertolak belakang.

Indonesia sendiri berusaha membuat vaksin COVID-19 dengan lembaga Eikjman dan universitas-universitas ternama seperti UI dan Unpad. Foto: NIAID

Virus Corona terbaru atau Sars-Cov-2 yang menjadi penyebab COVID-19 memang berbahaya. Tapi tampilannya di bawah mikroskop bisa sangat bertolak belakang.

Semoga pandemi COVID-19 bisa segera hilang dari muka Bumi ya. Foto: NIAID

Virus Corona terbaru atau Sars-Cov-2 yang menjadi penyebab COVID-19 memang berbahaya. Tapi tampilannya di bawah mikroskop bisa sangat bertolak belakang.
Virus Corona terbaru atau Sars-Cov-2 yang menjadi penyebab COVID-19 memang berbahaya. Tapi tampilannya di bawah mikroskop bisa sangat bertolak belakang.
Virus Corona terbaru atau Sars-Cov-2 yang menjadi penyebab COVID-19 memang berbahaya. Tapi tampilannya di bawah mikroskop bisa sangat bertolak belakang.
Virus Corona terbaru atau Sars-Cov-2 yang menjadi penyebab COVID-19 memang berbahaya. Tapi tampilannya di bawah mikroskop bisa sangat bertolak belakang.
Virus Corona terbaru atau Sars-Cov-2 yang menjadi penyebab COVID-19 memang berbahaya. Tapi tampilannya di bawah mikroskop bisa sangat bertolak belakang.
Virus Corona terbaru atau Sars-Cov-2 yang menjadi penyebab COVID-19 memang berbahaya. Tapi tampilannya di bawah mikroskop bisa sangat bertolak belakang.
Virus Corona terbaru atau Sars-Cov-2 yang menjadi penyebab COVID-19 memang berbahaya. Tapi tampilannya di bawah mikroskop bisa sangat bertolak belakang.
Virus Corona terbaru atau Sars-Cov-2 yang menjadi penyebab COVID-19 memang berbahaya. Tapi tampilannya di bawah mikroskop bisa sangat bertolak belakang.
Virus Corona terbaru atau Sars-Cov-2 yang menjadi penyebab COVID-19 memang berbahaya. Tapi tampilannya di bawah mikroskop bisa sangat bertolak belakang.
Virus Corona terbaru atau Sars-Cov-2 yang menjadi penyebab COVID-19 memang berbahaya. Tapi tampilannya di bawah mikroskop bisa sangat bertolak belakang.
(/)