Hebohnya Persiapan Menyambut Gerhana Matahari Total

FotoINET

Hebohnya Persiapan Menyambut Gerhana Matahari Total

Istimewa - detikInet
Selasa, 02 Jul 2019 13:28 WIB

Jakarta - Sebagian wilayah Amerika Selatan, khususnya Chile dan Argentina, akan bisa menyaksikan langsung dan secara jelas gerhana matahari total. Persiapan pun heboh.

Sebagian wilayah Amerika Selatan, khususnya Chile dan Argentina, akan bisa menyaksikan langsung dan secara jelas gerhana Matahari total pada Selasa (2/7) waktu setempat. Warga pun menyambut antusias. Foto: Reuters
Di Chile, spanduk soal gerhana Matahari total sepeti ini sudah bertebaran. Foto: Reuters
Seorang warga membua ilustrasi soal G=gerhana Matahari total. Foto: Reuters
Gerhana Matahari total pada 2 Juli 2019 ini akan menjadi yang pertama sejak Agustus 2017. Saat itu, sebagian wilayah Amerika Serikat (AS) bisa menyaksikannya secara langsung. Foto: Reuters
Warga pun telah menyiapkan kacamata khusus agar tidak rusak penglihatan saat melihat gerhana. Foto: Reuters
Berbagai suvenir soal gerhana Matahari banyak dijual. Foto: Reuters
Ribuan turis dari seluruh dunia berbondong-bondong datang ke Chile dan Argentina, yang akan menjadi lokasi terbaik untuk menyaksikan langsung gerhana Matahari total. Foto: Reuters
Gantungan kunci bertema gerhana. Foto: Reuters
Beberapa warga menyiapkan teleskop di lokasi yang dianggap paling baik. Foto: Reuters
Ada pula yang mengadakan doa. Foto: Reuters
Diketahui bahwa gerhana matahari terjadi saat posisi Bulan ada di antara Matahari dan Bumi. Dalam posisi ini, bayangan Bulan menghalangi Matahari dari Bumi.  Foto: Reuters
Saat terjadi gerhana matahari total, korona atau bagian terluar atmosfer Matahari bisa dilihat oleh manusia yang ada di Bumi dengan mata telanjang.  Foto: Reuters
Ada empat tipe gerhana matahari yakni total, sebagian, cincin dan hibrida. Menurut Badan Antariksa AS atau NASA, gerhana matahari total terjadi setiap 1,5 tahun. Gerhana matahari sebagian diperkirakan terjadi dua kali dalam setahun. Foto: Reuters
Untuk gerhana matahari total tahun ini, bayangan umbra Bulan hanya bisa disaksikan dari Chile, Argentina dan sebuah pulau tanpa penghuni di Pasifik Selatan.  Foto: Reuters
Beberapa turis mendirikan kemah dan sabar menunggu terjadinya gerhana Matahari total. Foto: Reuters
(/)