Seorang seniman asal Swedia, Ville Ericsson, membuat sederet gambar yang menggambarkan kolonisasi manusia ke Mars. Tampa perkotaan di sana ditutupi dengan semacam kubah agar aman dari lingkungan yang keras. Foto: mirror
Ia menggambarkan bahwa Mars nantinya juga bisa ditumbuhi berbagai tanaman. Foto: mirror
Gambar ini menunjukkan dua pendaki yang tengah memanjat Olympus Mons, gunung api terbesar di sistem tata surya. Foto: mirror
Sebuah stasiun luar angkasa yang tengah mengorbit Mars. Foto: mirror
Seorang astronott terlihat sedang melakukan spacewalk di sekitar stasiun luar angkasa di atas Mars. Foto: mirror
Tampak seorang pengelana di Mars yang mengenakan pakaian luar angkasa. Foto: mirror
Selain Ericsson, sejumlah seniman juga turut membuat karya mengenai kolonisasi Mars, seperti gambar dari Caroline Gasnier ini. Foto: mirror
Seniman bernama Robert Murray menggambarkan sebuah keluarga yang bahagia dapat tinggal di Mars. Foto: mirror
Tidak semua hal di Mars terlihat baik, seperti kecelakaan pesawat antariksa yang dialami oleh astronot ini, sebagaimana digambarkan oleh Arthur Gurin. Foto: mirror
Seniman asal Inggris, Michael Gibson, lebih memilih menggambar seorang perempuan yang sedang berada di atas kasur, di dalam basis Mars. Foto: mirror
Marcus Sinclair menggambarkan tahap awal dari basis Mars yang sudah terbentuk. Foto: Mirror
Gaharnya konsep rover yang digunakan untuk mengeksplorasi Mars ini digambar oleh Matthew Savage. Foto: Mirror
Sebuah gua juga ikut menjadi titik pembangunan basis Mars saat kolonisasi, seperti di gambar buatan Natalia Babiy ini. Foto: Mirror
Sebuah basis pemukiman kecil ini digambar oleh seniman asal Jerman bernama Christian Gruner. Foto: Mirror
Seorang pelukis digital bernama Jon Hrubesch menggambarkan bagaiamana bentuk sebuah kota di Mars. Foto: Mirror
ahkan Elon Musk pun sempat mengunggah sebuah gambar konsep terhadap penampakan kota di Mars. Elon memang sangat berambisi menjadikan Mars tempat tinggal manusia. Foto: Mirror