Spheres demikian nama untuk kantor baru Amazon yang terletak di Seattle, Amerika Serikat. Memiliki desain yang unik dengan bentuk bola raksasa yang dilapisi kaca transparan. (Foto: Dok. techrunch/Devin Coldewey)
Kantor ini didesain oleh perusahaan arsitektur asal Seattle bernama NBBI. Pembangunannya dikabarkan butuh waktu sekitar 7 tahun. (Foto: Dok. techrunch/Devin Coldewey)
Spheres memiliki tiga bagian rumah berbentuk bola kaca semacam ini, masing-masing memiliki lebar 130 kaki atau sekitar 40 meter dan tinggi lingkaran bangunan 90 kaki atau sekitar 27 meter. (Foto: Dok. techrunch/Devin Coldewey)
Saat masuk ke dalam, pengunjung akan merasakan seperti masuk hutan. Karena kantor ini memiliki interior tanaman-tanaman hijau sungguhan yang hidup, bahkan bisa menampung hingga 40.000 jenis tanaman. (Foto: Dok. techrunch/Devin Coldewey)
Demi menjaga lingkungan tanaman di dalamnya, pengunjung dilarang membawa masuk hewan. (Foto: Dok. techrunch/Devin Coldewey)
Kantor baru ini diharapkan dapat memicu kreatifitas karyawan dalam bekerja karena suasana yang nyaman dan alami. (Foto: Dok. techrunch/Devin Coldewey)
Sebanyak 800 karyawan Amazon dapat ditampung di sini. Foto: Dok. techrunch/Devin Coldewey
Melihat hujan dari dalam ruangan. Foto: Dok. techrunch/Devin Coldewey
Pendiri dan CEO Amazon, Jeff Bezos saat menyampaikan dalam pembukaan kantor terbarunya. (Foto: Dok. techrunch/Devin Coldewey)
Interiornya yang dari kaca terlihat modern dan futuristik. Foto: Dok. techrunch/Devin Coldewey
"Kami ingin menciptakan sesuatu yang sungguh istimewa dan ikonik bagi kami dan juga kota Seattle," sebut Amazon. Foto: Dok. techrunch/Devin Coldewey
Biar tidak nyasar, disediakan juga peta bagi pengunjung. (Foto: Dok. techrunch/Devin Coldewey)
Salah satu sudut ruang kantor yang sangat asri. (Foto: Dok. techrunch/Devin Coldewey)
Jembatan dari kayu yang terlihat alami. (Foto: Dok. techrunch/Devin Coldewey)
Foto: Dok. techrunch/Devin Coldewey
(Foto: Dok. techrunch/Devin Coldewey)
Restroom atau toilet bagi karyawan. (Foto: Dok. techrunch/Devin Coldewey)
Bagi karyawan yang ingin belanja, juga disediakan Amazon Go yang praktis. Berbelanja hanya dengan ponsel dan tidak membutuhkan kasir. (Foto: Dok. techrunch/Devin Coldewey)