Pandangan Einstein dan Ilmuan Lainnya Soal Agama

FotoINET

Pandangan Einstein dan Ilmuan Lainnya Soal Agama

istimewa - detikInet
Senin, 22 Jan 2018 19:05 WIB

Jakarta - Para ilmuan ini tak hanya berperan di dunia sains, namun juga merambah bidang teologi, sebuah studi yang terkait dengan nalar agama, spiritualitas, ketuhanan.

Charles Darwin, pencipta teori evolusi ini sempat mengatakan bahwa ia tidak pernah menolak keberadaan Tuhan dengan mengakui dirinya adalah seorang agnostik. (Foto: Internet)

Max Planck, fisikawan Jerman yang terkenal dengan teori kuantumnya ini menyatakan bahwa agama merupakan ikatan antara manusia dengan Tuhan. (Foto: Internet)

Albert Einstein, penemu teori relativitas ini mengenal Tuhan sebagai sebuah bukti dari keberadaan alam tanpa menyangkutpautkannya dengan spiritualitas. (Foto: Internet)

Edward Teller, ilmuwan yang terlibat dalam pembuatan bom atom pertama ini sejatinya terlahir sebagai seorang Yahudi, namun ia mengakui dirinya adalah agnostik. (Foto: Internet)

James Watson, salah satu dari tiga penemu DNA ini sempat menyatakan bahwa dirinya tidak percaya terhadap hal-hal yang berbau dengan spiritualitas dan Ketuhanan. (Foto: Internet)

Francis Crick, satu lagi penemu DNA, yang uniknya juga menyangkal teori mengenai Ketuhanan secara seutuhnya. (Foto: Internet)

Carl Sagan, ahli astronomi ini sempat menyangkal saat dirinya disangka seorang ateis, dengan mengakui dirinya adalah agnostik. (Foto: Internet)

Stephen Hawking, pencetus ide adanya black hole ini sempat mengatakan bahwa luar angkasa tidak membutuhkan Sang Pencipta. (Foto: Internet)

(/)