Bertaruh Nyawa Demi Akses Internet di Daerah Pelosok

FotoINET

Bertaruh Nyawa Demi Akses Internet di Daerah Pelosok

istimewa - detikInet
Jumat, 18 Agu 2017 11:32 WIB

Alor - Mendirikan BTS di daerah pelosok tidaklah mudah. Bahkan harus mentaruhkan nyawa, seperti ini perjuangannya.

Kominfo lewat Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan informatika (BAKTI) berencana mendirikan 5.000 BTS di daerah pelosok. (Foto: BAKTI/Kominfo)

Untuk mendirikan BTS di daerah tersebut membutuhkan usaha besar. (Foto: BAKTI/Kominfo)

Bagaimana tidak akses menuju ke area tersebut tidak mulus. (Foto: BAKTI/Kominfo)

Mereka kerap menemui jalanan rusak berlumpur. (Foto: BAKTI/Kominfo)

Kondisi ini kerap membuat mobil terperangkap. (Foto: BAKTI/Kominfo)

Kerap mobil terperosok sehingga harus ditarik oleh mobil lain. (Foto: BAKTI/Kominfo)

Bahkan pernah mobil jadi terbalik karena jalanan yang rusak parah. (Foto: BAKTI/Kominfo)

Naik turun bukit juga dilakukan. (Foto: BAKTI/Kominfo)

Menggunakan kerbau untuk membawa parabola. (Foto: BAKTI/Kominfo)

Melalui sungai untuk mengantar peralatan BTS. (Foto: BAKTI/Kominfo)

Seperti di jalan darat, akses lewat sungai pun tidak sepenuhnya gampang. (Foto: BAKTI/Kominfo)

Tim BAKTI harus menghadapi arus yang terjal. (Foto: BAKTI/Kominfo)

Dalam mendirikan BTS, tim BAKTI kerap dibantu personil TNI yang bertugas di sana. (Foto: BAKTI/Kominfo)

Selain itu, warga pun turut serta membantu. (Foto: BAKTI/Kominfo)

Pemasangan pagar BTS. (Foto: BAKTI/Kominfo)

Pemasangan parabola. (Foto: BAKTI/Kominfo)

Pemasangan tower. (Foto: BAKTI/Kominfo)

Karena kurangnya pasokan listrik, di pasang solar cell. (Foto: BAKTI/Kominfo)

Salah satu BTS di daerah terpencil. (Foto: BAKTI/Kominfo)

Tim BAKTI bersama personil TNI di daerah terpencil. (Foto: BAKTI/Kominfo)

Peninjauan langsung Menkominfo Rudiantara ke daerah terpencil untuk melihat pamanfaatab akses internet. (Foto: BAKTI/Kominfo)

(/)