"Sarang" Unik di Pesta Ponsel Dunia

Booth operator Ooredoo -- yang dahulu bernama Qatar Telecomunication yang merupakan induk semang Indosat -- ini mengusung konsep ‘telanjang’ dengan lapisan kaca yang mengelilingi booth bulatnya. (kredit foto: ars technica).
     
Brightstar tampil dengan booth yang tidak terlalu terang bersinar, karena kebalikan dengan arti nama mereknya, tempat pameran mereka justru redup cenderung temaram. (kredit foto: ars technica).
Ini booth milik Samsung. Dengan dana yang tak terbatas, mereka menyulap boothnya menjadi menarik dan futuristik. (kredit foto: ars technica).
     
Bila merek lain tampil massif, lain halnya dengan Sony yang setia menggunakan konsep sama dari yang sudah-sudah. Oval dengan logo Sony di tengahnya. (kredit foto: ars technica).
     
Ini salah satu sudut di booth Sony di mana di dalamnya terdapat lapisan bodi dari smartphone terbaru mereka, Z2. (kredit foto: ars technica).
     

    Booth Lenovo ini lebih mengedepankan layar raksasa di pojok ruangannya untuk memamerkan segala informasi. (kredit foto: ars technica).
     

Sesuai dengan slogan undangannya ‘meet the under tree’, booth Nokia pun tampak ditanam pohon -- yang pastinya palsu -- untuk mempertemukan para undangan dan jurnalis. (kredit foto: ars technica).
     
Mozilla tak mau kalah dengan memperkenalkan OS Firefox di MWC 2014. Dengan dominan logo si Rubah Api di setiap sudut booth miliknya.
Jolla yang merupakan sistem operasi paling muda ini turut ambil bagian di pameran internasional pertamanya itu.
Booth operator Ooredoo -- yang dahulu bernama Qatar Telecomunication yang merupakan induk semang Indosat -- ini mengusung konsep ‘telanjang’ dengan lapisan kaca yang mengelilingi booth bulatnya. (kredit foto: ars technica).     
Brightstar tampil dengan booth yang tidak terlalu terang bersinar, karena kebalikan dengan arti nama mereknya, tempat pameran mereka justru redup cenderung temaram. (kredit foto: ars technica).
Ini booth milik Samsung. Dengan dana yang tak terbatas, mereka menyulap boothnya menjadi menarik dan futuristik. (kredit foto: ars technica).     
Bila merek lain tampil massif, lain halnya dengan Sony yang setia menggunakan konsep sama dari yang sudah-sudah. Oval dengan logo Sony di tengahnya. (kredit foto: ars technica).     
Ini salah satu sudut di booth Sony di mana di dalamnya terdapat lapisan bodi dari smartphone terbaru mereka, Z2. (kredit foto: ars technica).     
    Booth Lenovo ini lebih mengedepankan layar raksasa di pojok ruangannya untuk memamerkan segala informasi. (kredit foto: ars technica).     
Sesuai dengan slogan undangannya ‘meet the under tree’, booth Nokia pun tampak ditanam pohon -- yang pastinya palsu -- untuk mempertemukan para undangan dan jurnalis. (kredit foto: ars technica).     
Mozilla tak mau kalah dengan memperkenalkan OS Firefox di MWC 2014. Dengan dominan logo si Rubah Api di setiap sudut booth miliknya.
Jolla yang merupakan sistem operasi paling muda ini turut ambil bagian di pameran internasional pertamanya itu.