Fotografer wanita yang satu ini sama sekali tidak menggunakan pengolah gambar seperti Photoshop. Setting foto dibuat dengan sangat serius di studionya. (kredit foto: jee young lee)
Studio Jee ada di Seoul, Korea Selatan. (kredit foto: Jee Young Lee)
Jee akan memamerkan karyanya itu di beberapa negara, salah satunya Perancis. (kredit foto: jee young lee)
Semua obyek yang digunakan dalam setting foto dibuat sendiri oleh Jee. (kredit foto: jee young lee)
Foto-foto Jee mengilustrasikan kisah hidupnya dengan cara surealis, seperti di alam mimpi. (kredit foto: jee young lee)
"Motif utama dalam seri foto ini adalah pertanyaan tentang siapa diriku," kata Jee. (kredit foto: jee young lee)
Jee mengambil jurusan desain visual di sekolah. (kredit foto: jee young lee)
Namun kemudian, Jee lebih memilih bekerja dengan tangan ketimbang rekayasa komputer. (kredit foto: jee young lee)
Dia pun memutuskan tidak melakukan rekayasa digital apapun dalam karyanya. (kredit foto: jee young lee)
"Yang paling sulit adalah lighting," ujar Jee. (kredit foto: jee young lee)
Untuk membuat obyek dalam foto, kadang ia bekerja sampai larut malam. (kredit foto: jee young lee)
Karya-karyanya pun mengundang decak kagum. (kredit foto: jee young lee)
Beberapa tidak percaya foto buatan Jee dibuat tanpa rekayasa apapun meski begitulah kenyataannya. (kredit foto: jee young lee)
Berkat karyanya yang menakjubkan, Yee pun mendapat kesempatan untuk pameran di Perancis tahun depan. (kredit foto: jee young lee)
Pamerannya akan berjudul Stage of Mind. (kredit foto: jee young lee)
Untuk membuat satu karya foto, kadang dibutuhkan waktu beberapa minggu karena tingkat kesulitannya yang tinggi. (kredit foto: jee young lee)
Foto di atas bertemakan novel karya Hans Christian Andsersen berjudul Little Match Girl. (kredit foto: jee young lee)