Warna-warni Nokia Asha nan Centil

    Selain merilis ponsel jumbo dan tablet, Nokia tak melupakan jajaran ponsel Asha. Di ajang Nokia World 2013, perusahaan asal Finlandia ini memamerkan tiga seri Asha baru sekaligus dengan sejumlah penyegaran di dalamnya.
     

    Tiga ponsel tersebut, Asha 500, Asha 502 dan Asha 503 mengusung desain casing baru dan kemampuan kamera yang ditingkatkan. Pilihan warnanya pun lebih banyak, membuatnya tampak centil.

"Kombinasi desain menawan dan platform Asha dengan sejumlah fiturnya menciptakan ponsel murah yang gaya, fungsional dan harga yang pas," kata Executive Vice President Mobile Phone Nokia Timo Toikkanen berpromosi.
     

    Fungsionalitas Swipe pun diperluas ke tiga seri Asha ini. Pengguna bisa beralih dari satu menu ke menu lain, terutama pada mode kamera beralih ke galeri dan sharing ke sosial media menjadi lebih mudah.

    Dari sisi kamera, Asha 502 dan 503 dibenamkan kamera 5 megapixel, sementara Asha 500 memiliki kamera 2 megapixel.
     

    Sekilas desain seri Asha ini seperti unibody, padahal tidak. Pengguna bisa membuka casingnya dan gonta-ganti warna cover.

    Jika diperhatikan lebih dekat, casingnya memiliki lapisan bening. Nokia menyebutnya icy clear. Tak hanya membuat ponsel tampak lebih cantik dari segi desain, namun secara fungsional juga membuatnya lebih kokoh.

Nokia membanderol tiga ponsel mini warna-warninya ini cukup murah. Asha 500 dihargai USD 69, dan Asha 502 yang memiliki tampilan paling ramping seharga USD 89 dan Asha 503 dengan spesifikasi konektivitas 3G dibanderol USD 99.
     
    Selain merilis ponsel jumbo dan tablet, Nokia tak melupakan jajaran ponsel Asha. Di ajang Nokia World 2013, perusahaan asal Finlandia ini memamerkan tiga seri Asha baru sekaligus dengan sejumlah penyegaran di dalamnya.     
    Tiga ponsel tersebut, Asha 500, Asha 502 dan Asha 503 mengusung desain casing baru dan kemampuan kamera yang ditingkatkan. Pilihan warnanya pun lebih banyak, membuatnya tampak centil.
Kombinasi desain menawan dan platform Asha dengan sejumlah fiturnya menciptakan ponsel murah yang gaya, fungsional dan harga yang pas, kata Executive Vice President Mobile Phone Nokia Timo Toikkanen berpromosi.     
    Fungsionalitas Swipe pun diperluas ke tiga seri Asha ini. Pengguna bisa beralih dari satu menu ke menu lain, terutama pada mode kamera beralih ke galeri dan sharing ke sosial media menjadi lebih mudah.
    Dari sisi kamera, Asha 502 dan 503 dibenamkan kamera 5 megapixel, sementara Asha 500 memiliki kamera 2 megapixel.     
    Sekilas desain seri Asha ini seperti unibody, padahal tidak. Pengguna bisa membuka casingnya dan gonta-ganti warna cover.
    Jika diperhatikan lebih dekat, casingnya memiliki lapisan bening. Nokia menyebutnya icy clear. Tak hanya membuat ponsel tampak lebih cantik dari segi desain, namun secara fungsional juga membuatnya lebih kokoh.
Nokia membanderol tiga ponsel mini warna-warninya ini cukup murah. Asha 500 dihargai USD 69, dan Asha 502 yang memiliki tampilan paling ramping seharga USD 89 dan Asha 503 dengan spesifikasi konektivitas 3G dibanderol USD 99.