Saat tampil dalam mode notebook, memang tidak ada yang beda dengan notebook kebanyakan. Namun uniknya, Acer menempatkan bentang touchpad pada bagian atas keyboard, bukan pada bawah keyboard seperti notebook pada umumnya. Meski begitu dengan kemampuan layar sentuh yang dimilikinya, hal tersebut tidak menjadi masalah, hanya saja mungkin posisinya menjadi terlihat agak asing.
Tidak ingin terganggu dengan dengan posisi touchpad yang asing, tenang saja, hanya dengan memajukan bagian layarnya, selain menutupi touchpad yang dimilikinya, Aspire R7 justru terlihat lebih elegan dan tampil layaknya sebuah PC All-in-One.
Ini dia salah satu mode menarik yang ditawarkannya. Acer memang menyebutnya sebagai mode sharing display, karena layaknya sebuah meja, Aspire R7 dapat dinikmati bersama terutama saat aktivitas meeting.
Uniknya, mode ini justru membuatnya tampil bak kapal penjelajah angkasa USS enterprise yang ada di film Startrek.
Ini adalah mode yang disebut oleh Acer dengan sebutan floating. Penggunanya hanya perlu mengarahkan bagian layarnya kearah belakang untuk menggunakan mode ini. Dengan mode ini diyakini aktivitas presentasi bakal makin menarik dan mudah dilakukan.
Ini adalah mode terakhir yang ditawarkannya. Yup, tampil layaknya tablet, Aspire R7 menjadi semakin ringkas dan mudah dibawa mondar-mandir untuk sekedar bekerja hingga melakukan presentasi.
Acer Aspire R7 juga hadir dengan spesifikasi mumpuni lewat prosesor Intel Core i5 3337U 1,8 GHz (turbo mode 2,7 GHz), RAM DDR3 4 GB, HDD berkapasitas 1 TB, chip grafis Nvidia GeForce GT750M 2 GB, dan layar 15,6 inch multi-touch 10 point dengan resolusi full HD (1920x1080 pixel).
Tertarik untuk memboyongnya? Dengan segala kelebihan yang ditawarkan, Acer membanderol notebook flagship terbarunya ini dengan harga yang terbilang lumayan, di kisaran Rp 13 jutaan.