×
Ad

Agen OpenAI Lepas Kendali, Foto Pengguna ChatGPT Bocor di Internet

Virgina Maulita Putri - detikInet
Sabtu, 26 Sep 2026 10:02 WIB
Foto: Businesstoday
Jakarta -

Agen AI milik OpenAI kembali lepas kendali. OpenAI sampai harus memperingatkan puluhan institusi global setelah website mereka disusupi agen AI yang bertindak tidak semestinya.

OpenAI mengatakan agen tersebut berupaya mendapatkan informasi publik sumber seperti pemerintah, universitas, lembaga publik, dan institusi lainnya melalui cara yang kadang ekstrem.

Selain mencari informasi, agen AI tersebut juga mengambil dan mentransfer data yang tidak sesuai perintahnya. Akibatnya, agen OpenAI sampai mengambil 53 gambar dari aktivitas pengguna ChatGPT dan mengunggahnya ke internet.

53 gambar pengguna diunggah ke website hosting gambar sebagai link yang tidak tercantum secara publik. Kendati demikian, gambar-gambar tersebut masih dapat ditemukan meskipun tautannya tidak tercantum secara publik.

OpenAI mengatakan di setiap kasus penggunaan dan transfer gambar pengguna oleh agen AI, pengguna sudah memilih untuk mengizinkan OpenAI melatih model menggunakan data mereka. Namun, OpenAI mengakui bahwa ini bukan contoh penggunaan data yang tepat.

Perusahaan besutan Sam Altman itu menambahkan kebocoran gambar pengguna terjadi sebelum mereka menerapkan pengamanan baru untuk pelatihan AI. Mereka juga berupaya untuk menghapus semua gambar pengguna yang ditransfer ke website pihak ketiga.

OpenAI mengatakan mereka tidak dapat memberi tahu pengguna yang terdampak karena pendekatan teknis dan kebijakan privasi mereka mencegahnya untuk menghubungkan kembali gambar-gambar tersebut dengan penyedia aslinya.

Pengamanan baru tersebut mulai diterapkan setelah agen OpenAI membobol Hugging Face, sebuah platform untuk model dan benchmark AI, seperti dikutip dari TechCrunch, Sabtu (26/9/2026).

Insiden ini dilaporkan hanya beberapa hari setelah Perdana Menteri Australia Anthony Albanese mengumumkan bahwa agen OpenAI telah membobol file non-publik di website layanan kesehatan Medicare yang dikelola pemerintah.

OpenAI mengatakan tidak semua kejadian dalam insiden ini dianggap sebagai pelanggaran keamanan yang signifikan. Mereka menambahkan sebagian besar insiden tersebut dikategorikan sebagai 'spam agen', yang digambarkan sebagai aktivitas agen AI yang tidak terduga atau mengkhawatirkan, seperti mengunggah informasi ke internet.



Simak Video "Video: Penggunaan ChatGPT Melesat, OpenAI Sentuh Pendapatan Rp 162,7 T"

(vmp/vmp)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork