×
Ad

Oyarzabal Brace, Yamal Jadi MOTM Bikin Warganet Geram

Adi Fida Rahman - detikInet
Jumat, 03 Jul 2026 06:45 WIB
Oyarzabal Brace, Yamal Jadi MOTM Bikin Warganet Geram. Foto: IMAGN IMAGES via Reuters/KIRBY LEE
Jakarta -

Mikel Oyarzabal tampil sebagai bintang saat Spanyol menaklukkan Austria 3-0 pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. Penyerang Real Sociedad itu mencetak dua gol yang membawa La Furia Roja melaju ke perempat final.

Namun, sorotan justru tertuju pada keputusan pemberian penghargaan Superior Player of the Match. FIFA menetapkan Lamine Yamal sebagai pemain terbaik laga, keputusan yang langsung memicu perdebatan di media sosial.

Dilansir dari detikSport, Spanyol tampil dominan sejak menit awal. Oyarzabal membuka keunggulan pada menit ke-36 setelah memanfaatkan umpan Marc Cucurella.

Pedro Porro kemudian menggandakan keunggulan Spanyol pada menit ke-66. Menjelang pertandingan berakhir, Oyarzabal kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-89 lewat assist kedua dari Cucurella.

Kemenangan tersebut memastikan Spanyol melaju ke babak berikutnya. Namun, pengumuman Yamal sebagai Superior Player of the Match justru menjadi bahan perbincangan di kalangan suporter.

Oyarzabal dan Cucurella Dinilai Lebih Layak

Banyak warganet menilai Oyarzabal lebih pantas mendapatkan penghargaan setelah mencetak brace. Cucurella juga dianggap layak karena menyumbang dua assist yang berujung gol.

Dalam rating permainan pun, Oyarzabal mendapat 9,1 dan Cucurella 8,5. Sementara Yamal hanya 7,7 saat laga Spanyol vs Austria.

Karena itu, komentar protes bermunculan di media sosial setelah pengumuman resmi dilakukan. Sejumlah penggemar menyebut keputusan tersebut tidak mencerminkan jalannya pertandingan.

Ada pula yang mempertanyakan kontribusi langsung Yamal terhadap gol Spanyol. Berikut rangkumannya:

"Bagaimana mungkin dia menjadi pemain terbaik pertandingan? Apa yang terjadi pada orang yang memenangkan pertandingan untuk mereka? Apa yang terjadi dengan tembakan tepat sasaran dan 2 gol Oyarzabal?" kata @The90thMinuteX.

"Ayolah FIFA, 💔ini tidak adil. Oyarzabal, Marc, Pedri, atau bahkan Cubarsi pantas mendapatkannya.🤦," ujar @gmdymmd11.

"Apa sebenarnya yang dilakukan Yamal sehingga layak mendapatkan gelar Pemain Terbaik Pertandingan mengalahkan pemain yang mencetak gol, memberikan assist, atau mengendalikan permainan? Saya benar-benar mencoba memahami kriterianya," papar @ABDULGUCCI2050.

"Bagaimana bisa? Dia tidak mencetak gol maupun memberikan assist," tanya @killobyte255194.

"Cucu memberikan 2 assist, Oryazabal mencetak 2 gol, apa yang luar biasa dari Yamal hari ini?," kata @kaitoor7.

Mengapa Yamal Jadi MOTM?

Di sisi lain, sejumlah penggemar membela Yamal. Bintang muda Barcelona tersebut memang tidak mencetak gol atau assist, tetapi tampil aktif sepanjang pertandingan.

Pemain berusia 19 tahun itu beberapa kali melewati lawan melalui dribel dan menjadi motor serangan Spanyol di sisi kanan. Pergerakannya dinilai mampu membuka ruang bagi rekan-rekannya.

Penghargaan Superior Player of the Match sendiri ditentukan melalui voting penggemar. Faktor popularitas dan pengaruh Yamal di lapangan diyakini ikut memengaruhi hasil akhir.




(afr/afr)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork