×
Ad

Apple Rombak App Store di WWDC 2026, Pengembang Makin Cuan

Adi Fida Rahman - detikInet
Rabu, 10 Jun 2026 06:15 WIB
Apple Rombak App Store di WWDC 2026, Pengembang Makin Untung. Foto: Adi FR/detikINET
Jakarta -

Apple mengumumkan serangkaian pembaruan besar untuk App Store dalam ajang Worldwide Developers Conference (WWDC) 2026. Berbagai fitur baru ini dirancang untuk membantu pengembang memasarkan aplikasi dengan lebih efektif, menjangkau pengguna baru, meningkatkan retensi pelanggan, hingga membuka peluang bisnis melalui model langganan yang lebih fleksibel.

Pembaruan tersebut menjadi bagian dari strategi Apple untuk membuat App Store tidak hanya sebagai tempat distribusi aplikasi, tetapi juga platform yang membantu pengembang mengembangkan bisnis mereka.

Cara Baru Promosi Aplikasi di App Store

Salah satu fitur paling menarik yang diperkenalkan Apple adalah Creative Assets. Fitur ini memungkinkan pengembang menampilkan video dan gambar promosi yang lebih menonjol pada halaman produk dan hasil pencarian App Store.

Melalui Creative Assets, pengembang dapat menampilkan identitas merek, mempromosikan diskon musiman, hingga memperkenalkan fitur atau konten baru dalam aplikasi mereka.

Apple juga menghadirkan Asset Library di App Store Connect. Fitur ini menjadi pusat pengelolaan seluruh aset kreatif, mulai dari screenshot, video pratinjau aplikasi, hingga materi promosi lainnya.

Keunggulan lain, pengembang kini bisa mengajukan aset promosi untuk ditinjau secara terpisah tanpa harus menunggu pembaruan aplikasi selesai. Proses ini membuat pemasaran aplikasi menjadi lebih cepat dan fleksibel.

App Store Kini Lebih Personal

Tidak hanya pengembang yang mendapatkan keuntungan. Apple juga memperbarui pengalaman pengguna dengan menghadirkan Personalized Collections.

Fitur ini akan menampilkan rekomendasi aplikasi dan game berdasarkan minat serta pola penggunaan masing-masing pengguna. Apple juga menambahkan App Notes, yaitu catatan yang menjelaskan alasan suatu aplikasi direkomendasikan kepada pengguna.

Rekomendasi tersebut akan muncul di tab Apps, Games, dan Search, sehingga pengguna lebih mudah menemukan aplikasi yang relevan dengan kebutuhan mereka.

Untuk tahap awal, Personalized Collections dan App Notes mulai diluncurkan dalam bahasa Inggris di Amerika Serikat dan akan diperluas ke lebih banyak negara dan bahasa dalam beberapa waktu mendatang.

Langganan Grup Segera Hadir

Apple juga memperluas kemampuan In-App Purchase melalui dua fitur baru berbasis StoreKit 2.

Pertama adalah Volume Purchases, yang memungkinkan perusahaan dan institusi pendidikan membeli langganan aplikasi dalam jumlah besar melalui Apple Business Manager dan Apple School Manager.

Fitur kedua adalah Group Purchases, yang memungkinkan pengguna membeli beberapa kursi langganan sekaligus dan mengundang anggota lain untuk bergabung.

Dengan sistem ini, setiap anggota tetap menggunakan akun Apple mereka sendiri sehingga pengelolaan akses menjadi lebih mudah.

Apple mengatakan Volume Purchases akan tersedia tahun ini, sementara Group Purchases dijadwalkan meluncur pada tahun depan.

Apple juga menghadirkan App Store Bundles generasi baru yang memungkinkan beberapa pengembang bekerja sama menawarkan paket langganan lintas aplikasi dengan harga lebih terjangkau.

Selain itu, tersedia pula fitur Suite, yaitu paket layanan yang hanya tersedia dalam bentuk bundel dan tidak dijual secara terpisah.

Langkah ini membuka peluang baru bagi pengembang untuk memperluas jangkauan pelanggan sekaligus meningkatkan nilai langganan.

App Store Foto: Apple




(afr/afr)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork