Nikita Bier, Kepala Produk X (dulu Twitter), dibuat bingung sekaligus geli oleh temuannya sendiri.
Bermula dari investigasi rutin: satu pengguna mencurigakan yang mengoperasikan 30 akun sekaligus dengan alamat IP dari Indonesia. Polanya terlalu rapi. Terlalu cepat. Terlalu masif. Bier nyaris yakin ada AI atau tools otomatisasi di balik semua ini.
Ternyata? Tidak ada. Semuanya manusia sungguhan.
"Saya sedang menyelidiki seseorang yang menjalankan 30 akun dengan alamat IP Indonesia dan mencoba mencari tahu alat apa yang dia gunakan. Ternyata itu adalah AI: orang Indonesia sungguhan," tulis Bier di akun X pribadinya, Sabtu (22/3/2026).
Postingan itu langsung viral - dan netizen Indonesia pun ramai-ramai bereaksi. Sebagian tertawa, sebagian bangga, dan tidak sedikit yang menjadikannya sindiran.
"AI: Actual Indonesian memang canggih" - @DedynurPalakka
"Actual Indonesians = AI, Asli Indonesia = AI" - @arthousebase
"As an Indonesian, I don't know if I should be happy or not with Indonesia getting noticed." - @MikezSpark
"Indonesia di lawan" - @Israhadi_hasan
"running 30 accounts? that's crazy! pasti ini akun buzzer gak jelas, semoga segera dibasmi deh" - @FianHyde
Bukan Fenomena Baru
Pengguna Indonesia memang dikenal sangat aktif di platform media sosial - mengelola beberapa akun sekaligus untuk keperluan bisnis, promosi, atau sekadar hobi sudah jadi hal lumrah. Yang bikin kasus ini beda: skalanya cukup besar sampai lolos dari sistem deteksi bot X, dan langsung menarik perhatian petingginya sendiri.
Bier menegaskan bahwa X terus memperbarui sistem deteksinya untuk membedakan bot otomatis dari pengguna yang memang punya stamina digital luar biasa.
Hingga artikel ini ditulis, X belum mengeluarkan pernyataan resmi soal tindak lanjut terhadap jaringan akun tersebut.
Simak Video "Video: Iran: Pemilik Cadangan Rudal Balistik Terbesar di Timur Tengah!"
(afr/afr)