Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Elon Musk Dukung Ayah yang Kehilangan Hak Asuh karena Anak Ganti Gender

Elon Musk Dukung Ayah yang Kehilangan Hak Asuh karena Anak Ganti Gender


Tim - detikInet

Elon Musk founder, CEO, and chief engineer/designer of SpaceX speaks during a news conference after a Falcon 9 SpaceX rocket test flight to demonstrate the capsules emergency escape system at the Kennedy Space Center in Cape Canaveral, Fla., Sunday, Jan. 19, 2020. (AP Photo/John Raoux)
Ayah di Islandia kehilangan hak asuh anak karena bicara vokal soal anaknya yang mendadak ganti jenis kelamin jadi perempuan. Dia mendapat dukungan Elon Musk. Foto: AP
Jakarta -

Ayah di Islandia kehilangan hak asuh anak karena bicara vokal soal anaknya yang mendadak ganti jenis kelamin menjadi perempuan. Dia mendapat dukungan Elon Musk.

Alexandre Rocha, warga negara Prancis yang telah tinggal di Islandia selama 25 tahun, kehilangan hak asuh anaknya kepada ibu anak tersebut pada bulan Desember tahun lalu. Dia mengatakan kepada Fox News Digital bahwa ia percaya hakim memutuskan menentangnya karena ia mempertanyakan dampak jangka panjang dari penghambat pubertas dan terapi hormon.

"Seharusnya itu adalah kejahatan," ujar Rocha tentang intervensi medis tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

"Anda melecehkan anak-anak, mengebiri seorang anak laki-laki, seperti dalam kasus anak saya. Ini seharusnya tidak terjadi. Ini adalah ideologi yang tidak memiliki tempat untuk anak-anak," sambungnya.

Ia berpendapat bahwa anaknya yang saat itu berusia 10 tahun tidak dapat memahami konsekuensi permanen dari perubahan jenis kelamin. Dia juga berpendapat bahwa perpisahan antara ia dan ibu sang anak tentu akan sangat memengaruhi kondisi mental anaknya. Apalagi anaknya baru-baru didiagnosis autisme.

"Bagi saya, kekhawatirannya adalah jangka panjang. Akankah mereka tetap bahagia empat tahun dari sekarang, atau enam tahun lagi, setelah mengonsumsi obat penghambat hormon dan lebih banyak hormon? Apakah ini benar-benar memperbaiki akar masalahnya -- tantangan atau kesulitan mental, apa pun yang mereka alami?" tanyanya.

Meskipun anaknya didiagnosis menderita gangguan spektrum autisme hanya delapan bulan yang lalu, Rocha mengatakan pengadilan dan para profesional medis 'sedikit mengabaikan' diagnosis tersebut selama persidangan.

Melansir The Post, Kamis (26/3/2026) dia mencatat bahwa anak-anak dalam spektrum autisme sering kesulitan merasa nyaman dengan diri mereka sendiri atau ingin menjadi sesuatu yang lain. Contohnya, Rocha menyebut anaknya terkadang lebih suka menjadi kucing sembari mengenakan ekor atau telinga kucing.

Namun, ketika ia menyampaikan kekhawatiran tersebut di pengadilan, Rocha mengatakan seorang ahli endokrinologi Islandia sama sekali mengabaikannya di bawah sumpah. Malahan, dokter tersebut menjamin obat hormon itu tak akan menimbulkan masalah dan menolak untuk memeriksa faktor kesehatan mental yang mendasarinya.

Kabar terbaru, Rocha diberitahu pada bulan Februari bahwa ibu anak tersebut secara resmi mengubah nama putranya menjadi nama perempuan. Itu berarti kartu identitasnya dengan jelas menyatakan bahwa ia adalah seorang perempuan.

Kisah Rocha telah menarik perhatian internasional dan sampai ke timeline media sosial Musk. CEO Tesla tersebut dikenal vokal menentang isu transgender setelah mengungkapkan bahwa putranya, Xavier, bertransisi menjadi perempuan dan sekarang menggunakan nama Vivian Jenna Wilson.

Musk mengatakan ia 'ditipu' untuk memberikan persetujuan agar Wilson menggunakan penghambat pubertas, sebelum ia 'memahami apa yang sedang terjadi'.

"Woke mind virus bahkan memengaruhi Islandia," ujarnya menanggapi unggahan tentang kisah Rocha di akun X populer @libsoftiktok.

Rocha mengatakan ia sangat terkejut dan merasa terhormat bahwa Musk membagikan kisahnya. Dia merasa baik dia dan Musk tengah berjuang menghadapi masalah yang sama.

"Karena pada akhirnya, kita semua adalah orang tua, terlepas dari batas negara atau kewarganegaraan," ungkapnya.

Musk belum menanggapi permintaan komentar dari Fox News Digital. Lebih lanjut, Rocha mengatakan ia merindukan momen-momen sehari-hari bersama putranya, yang katanya belum ia temui sejak Januari.

"Saya merindukan waktu bercerita di malam hari dan memasak bersama," akunya. Rocha menyebutkan betapa ia menikmati menonton film-film Steven Spielberg tahun 1990-an seperti 'Jurassic Park' bersama putranya.




(ask/fay)






Hide Ads